Pria di Busel Tewas Dikeroyok Usai Pesta Joget, 4 Pelaku Ditangkap Polisi


Kendari - Pria berinisial LR (35) di Buton Selatan (Busel) Sulawesi Tenggara (Sultra) tewas dikeroyok usai pesta joget di rumah salah satu warga. Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap 4 pelaku.
"Iya korban dikeroyok usai pesta joget, setelah itu kita langsung lakukan penangkapan terhadap empat terduga pelaku," kata Kasat Reskrim Polres Buton IPTU Busrol Kamal dikonfirmasi Jumat (15/12) siang.
Busrol menjelaskan, peristiwa itu terjadi di Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, pada Rabu (13/12) sekitar pukul 02.00 WITA.
"Keempat pelaku yang diamankan di antaranya RI, AR, AD dan AS. Empat orang kita tangkap Kamis dini hari," katanya.
Busrol mengungkapkan, awalnya korban dan para pelaku mendatangi sebuah pesta pernikahan di desa setempat. Setelah acara pesta joget selesai, ternyata korban dan keempat pelaku terlibat cekcok berujung pengeroyokan.
"Mereka datang ke pesta joget pernikahan warga sekitar, nah terlibat. Iya dikeroyok, dan untuk faktanya kita temukan luka-luka di bagian tubuh korban," ungkapnya.
Busrol belum membeberkan secara rinci kronologi kejadian. Sebab, sampai saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan saksi dan pengungkapan kasus tersebut.
"Motifnya kami masih dalami, kami masih mencari fakta-fakta hukum terkait pengeroyokan yang dialami korban," ujarnya.
Namun, Busrol mengatakan para pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban hingga tewas dengan peran masing-masing. Ia mengatakan korban mengalami luka tikam hingga bacok parang.
"Jadi peran para pelaku ini ada yang menikam, ada yang memarangi dan menganiaya. Korban alami luka-luka di kepala dan beberapa bagian tubuhnya," ungkapnya.
Selain keempat pelaku, polisi juga sudah mengamankan parang, badik dan beberapa barang bukti lainnya yang digunakan para pelaku menganiaya korban. Para pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan polisi.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolres Konut Masifkan Patroli Dialogis Jaga Kamtibmas Jelang Pemilu
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







