PT APNI Kontraktor Tunggal PT Bososi Pratama, Pihak Lain Diminta Waspadai Penipuan

Sultranesia
2 Min Baca
PT APNI Kontraktor Tunggal PT Bososi Pratama, Pihak Lain Diminta Waspadai Penipuan
Direktur Utama PT Ana Pangeran Nikel Indonesia (APNI), Ana Shela Tiara (tengah) menunjukan SPK PT Bososi Pratama. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Direktur Utama PT Ana Pangeran Nikel Indonesia (APNI), Ana Shela Tiara, mengingatkan para pengusaha dan pihak-pihak yang mengaku mendapat janji Surat Perintah Kerja (SPK) dari PT Bososi Pratama agar lebih berhati-hati.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan mengenai oknum yang diduga menjanjikan SPK dengan mengatasnamakan PT Bososi Pratama.

Ana Shela Tiara menegaskan, berdasarkan keterangan yang disampaikannya, PT APNI merupakan pemegang SPK tunggal resmi yang diterbitkan PT Bososi Pratama.

“Kami mengimbau kepada pihak-pihak yang mendapatkan janji SPK di PT Bososi Pratama untuk lebih berhati-hati. Karena itu bisa jadi oknum yang memanfaatkan situasi untuk melakukan penipuan,” katanya kepada media ini, Sabtu (17/10/2026).

Ia kembali menegaskan bahwa pihaknya merupakan perusahaan yang secara resmi memegang SPK dari PT Bososi Pratama. Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pihak lain yang mengaku memiliki SPK serupa.

“Jadi kalau ada yang mengaku sebagai pemilik SPK di PT Bososi Pratama, itu tidak benar. Karena PT Bososi Pratama hanya menerbitkan satu SPK, yaitu kepada perusahaan kami, PT Ana Pangeran Nikel Indonesia atau PT APNI,” tegasnya.

Ana juga mengingatkan pihak-pihak yang diduga mengatasnamakan PT Bososi Pratama untuk menjanjikan SPK kepada orang lain agar tidak mengulangi perbuatan tersebut.

Ia menyatakan tidak akan segan mengambil langkah hukum apabila menemukan kembali praktik serupa. Bahkan, Ana mengungkapkan bahwa dirinya telah melaporkan salah satu oknum ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) atas dugaan penipuan yang dilakukan dengan mengatasnamakan pemilik PT Bososi Pratama.

“Kami ingatkan, jangan lagi ada oknum-oknum yang mengatasnamakan PT Bososi Pratama dan menjanjikan SPK kepada orang lain. Karena jika kami tahu, kami akan laporkan kepada pihak berwajib,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ana mengatakan saat ini PT APNI tengah berfokus melakukan konsolidasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait sesuai surat tugas yang diberikan kepadanya.

Langkah tersebut, kata dia, berkaitan dengan persiapan pelaksanaan eksekusi yang direncanakan berlangsung dalam waktu dekat.

“Kami sedang fokus berkoordinasi kepada pihak-pihak terkait, khususnya untuk kepentingan eksekusi yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini,” bebernya.


Editor: Muh Fajar

Berita BerikutnyaDitemukan di Kos Setelah Dua Bulan Dicari, Pemuda Asal Buton Ungkap Alasan Tinggalkan Rumah
Bagikan:

Baca Juga