PT Masempo Dalle Tegaskan Seluruh Aktivitas Perusahaan Dijalankan Sesuai Aturan


Kendari - Manajemen PT Masempo Dalle memberikan klarifikasi resmi menanggapi pernyataan sikap yang disampaikan kelompok yang menamakan diri Konsorsium Rakyat Anti Mafia Tambang. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan dan berpotensi membentuk opini keliru di ruang publik.
Public Relation PT Masempo Dalle, Wawan, dalam keterangan pers pada Kamis (8/1), menegaskan bahwa seluruh operasional perusahaan dijalankan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Ia menjelaskan, seluruh aktivitas pertambangan PT Masempo Dalle, termasuk penjualan ore nikel, dilakukan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang telah mendapat persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
"Karena itu, perusahaan membantah keras tudingan penjualan ore tanpa RKAB maupun dugaan penyelundupan seperti yang dituduhkan," tegas Wawan.
Terkait isu kawasan hutan seluas 141,91 hektare, Wawan menyampaikan bahwa PT Masempo Dalle menghormati dan mematuhi instruksi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH). Saat ini, perusahaan bersikap kooperatif dan menjalankan seluruh arahan teknis dari Satgas PKH dalam rangka penataan kawasan.
Menurutnya, tidak ada aktivitas invasi ilegal sebagaimana yang dituduhkan. Seluruh kegiatan di lapangan dilakukan dalam koordinasi dengan instansi berwenang untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi kehutanan yang berlaku.
Manajemen juga membantah tudingan yang menyeret nama Ketua Kadin Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, dalam operasional perusahaan. Wawan menegaskan, tuduhan tersebut tidak berdasar dan bersifat asumtif.
PT Masempo Dalle, kata dia, beroperasi sebagai badan usaha yang profesional dan mandiri, tunduk pada hukum korporasi, serta tidak berada di bawah perlindungan individu maupun organisasi tertentu.
Dalam aspek lingkungan, PT Masempo Dalle menegaskan komitmennya menjalankan kewajiban reklamasi dan pascatambang sebagai bentuk tanggung jawab ekologi.
"Perusahaan menyayangkan penggunaan diksi-diksi provokatif yang dinilai menghakimi tanpa melalui pembuktian hukum, serta mengabaikan asas praduga tak bersalah," ungkapnya.
Sebagai penutup, manajemen PT Masempo Dalle menegaskan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berlandaskan good mining practice.
Perusahaan mengimbau seluruh pihak agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum teruji kebenarannya.
PT Masempo Dalle juga menyatakan tidak akan ragu menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah atau pencemaran nama baik yang dapat merugikan reputasi dan operasional perusahaan. Rilis.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaProgram Rp 100 Juta Per RT Pemkot Kendari Dijalankan Bertahap, Dimulai Tahun Ini
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







