PT Tambang Bumi Sulawesi Tegaskan Komitmen untuk Warga Bombana


Kendari - PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah tambang Kabupaten Bombana.
Pernyataan ini disampaikan oleh Kuasa Pendamping PT TBS, Adyansyah, di tengah isu sanksi administratif yang disebut-sebut dijatuhkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Menurut Adyansyah, kontribusi sosial bagi masyarakat lokal bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tanggung jawab moral dan hukum yang telah dijalankan perusahaan sejak lama.
“PT TBS sudah lama aktif membantu masyarakat Bombana. Kami memperbaiki jalan di beberapa titik dan memasang pipa air bersih bagi warga yang kesulitan mendapatkan air layak,” ujarnya, Kamis (6/11).
Ia menambahkan, seluruh kegiatan sosial tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk memastikan masyarakat di sekitar wilayah operasi ikut merasakan dampak positif investasi pertambangan.
“Undang-undang sudah mengamanahkan agar setiap investor berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat lokal. Kami di TBS menjalankan itu dengan sungguh-sungguh,” tambahnya.
Bantahan atas Isu Sanksi Administratif
Menanggapi isu yang beredar terkait sanksi administratif dari KLH, Adyansyah membantah adanya surat resmi atau rekomendasi apapun yang diterima pihaknya.
“Setelah kami telusuri, sampai hari ini PT TBS belum pernah menerima surat atau pemberitahuan resmi dari KLH mengenai sanksi apa pun. Informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar,” tegasnya.
Adyansyah juga menyayangkan munculnya narasi negatif yang menurutnya dapat merusak citra perusahaan yang selama ini aktif membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar.
“Kami terbuka terhadap evaluasi dan siap berkoordinasi dengan instansi terkait, tetapi jangan sampai opini yang belum terverifikasi justru menyesatkan publik,” ujarnya.
PT Tambang Bumi Sulawesi menegaskan bahwa pihaknya belum pernah menerima sanksi administratif dari Kementerian Lingkungan Hidup dan tetap berkomitmen melanjutkan program tanggung jawab sosialnya bagi masyarakat Bombana. Adv.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaJulie Kaimuddin Sukses Bawa Mahakarya Tenun Sulawesi Tenggara ke Pasar Global
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







