Rahman Pimpin PKB Buton Utara, Jaelani Ingatkan Kader Jangan Hanya Hadir Saat Pemilu

Sultranesia
2 Min Baca
Rahman Pimpin PKB Buton Utara, Jaelani Ingatkan Kader Jangan Hanya Hadir Saat Pemilu
Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, bersama jajaran pengurus DPC PKB Buton Utara foto bersama usai pengukuhan kepengurusan, Kamis (15/10/2026). Foto: Dok. Istimewa.

Buton Utara – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Buton Utara resmi memasuki babak baru setelah kepengurusan periode terbaru dikukuhkan pada Kamis (15/10/2026). Di bawah kepemimpinan Rahman, pengurus baru dituntut memperkuat konsolidasi sekaligus membuktikan kehadiran partai di tengah masyarakat.

Ketua DPW PKB Sulawesi Tenggara, Jaelani, mengingatkan kader agar tidak menjadikan pemilu sebagai satu-satunya momentum untuk mendekati masyarakat. Menurutnya, kekuatan partai justru ditentukan oleh konsistensi kader dalam mendampingi warga dan merespons persoalan yang mereka hadapi.

“Soliditas adalah kunci utama kekuatan partai,” ujar Jaelani dalam arahannya.

Ia mendorong seluruh pengurus dan kader PKB Buton Utara menjaga kebersamaan serta merapatkan barisan untuk memperkuat organisasi.

Jaelani juga menegaskan pentingnya menerapkan politik kehadiran sebagai bagian dari perjuangan partai. Kader diharapkan tidak sekadar muncul ketika kontestasi politik berlangsung, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Saya mendorong seluruh pengurus dan kader DPC PKB Buton Utara untuk terus menjaga kebersamaan, merapatkan barisan, dan secara konsisten menerapkan politik kehadiran di tengah-tengah masyarakat,” katanya.

Pengukuhan tersebut menetapkan Rahman sebagai Ketua DPC PKB Buton Utara, Rustamin sebagai Sekretaris, dan Fitriani Hadimu sebagai Bendahara. Kepengurusan ini menjadi tumpuan bagi PKB untuk memperkuat struktur organisasi dan mengonsolidasikan kader di tingkat daerah.

Tak berhenti pada pengukuhan, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan orientasi politik dan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab). Kedua agenda itu diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader terhadap ideologi perjuangan partai sekaligus menyusun langkah strategis organisasi.

Dalam orientasi politik, kader dibekali pemahaman mengenai konsep politik kehadiran. Prinsip ini menempatkan kedekatan dengan masyarakat sebagai kerja berkelanjutan, bukan sekadar strategi untuk meraih dukungan saat pemilihan umum.

Sementara itu, Mukercab menjadi forum untuk merumuskan arah kebijakan, peta jalan perjuangan, dan program kerja DPC PKB Buton Utara. Program yang disusun ditargetkan selaras dengan kebutuhan prioritas masyarakat.

Dengan kepengurusan baru dan agenda konsolidasi tersebut, tantangan PKB Buton Utara berikutnya adalah menerjemahkan pesan politik kehadiran menjadi kerja nyata. Soliditas internal dan program yang menyentuh kebutuhan warga akan menjadi bagian penting dalam menentukan kiprah partai ke depan.


Editor: Denyi Risman 

Berita BerikutnyaDPC PKB Buton Resmi Dikukuhkan, Hanafi Jadi Ketua
Bagikan:

Baca Juga