Ridwan Bae Pastikan Program BSPS Kementerian PU Tetap Berlanjut di Sultra


Kendari - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Pekerjaan Umum dipastikan tetap berlanjut pada 2026, termasuk untuk wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra). Kepastian itu disampaikan anggota DPR RI, Ridwan Bae, saat bertemu warga di Kota Kendari.
Meski kuota BSPS untuk Sultra tahun depan belum ditetapkan, Ridwan berjanji akan terus memperjuangkan agar daerah ini memperoleh alokasi bantuan dalam jumlah besar. Hal tersebut ia sampaikan di sela kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kelurahan Anawai, Kota Kendari, Rabu (17/12).
Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR RI itu, kebutuhan masyarakat terhadap bantuan perumahan masih sangat tinggi, tidak hanya di Sultra tetapi juga di berbagai daerah di Indonesia.
“Insya Allah, tahun 2026 nanti kita upayakan lagi BSPS di Sultra. Kalau bisa, sebanyak-banyaknya,” ujar Ridwan di hadapan warga.
Ia menjelaskan, berdasarkan data terakhir, di luar wilayah terdampak bencana di Aceh dan Sumatera, masih terdapat sekitar 30 juta kepala keluarga di Indonesia yang belum memiliki rumah layak huni. Bahkan, 9,9 juta di antaranya sama sekali belum memiliki rumah. Kondisi ini menjadi alasan kuat baginya untuk terus memperjuangkan bantuan perumahan, khususnya di daerah pemilihannya.
Ridwan juga menyebut Kelurahan Anawai sebelumnya telah menerima program BSPS. Ia berharap tahun depan bantuan serupa bisa kembali diturunkan. Ia meminta pemerintah kelurahan segera mendata warga yang masih membutuhkan bantuan perumahan.
“Kalau tidak salah, Anawai sudah pernah dapat BSPS. Tahun depan kita usahakan bisa dapat lagi. Pak Lurah silakan didata warganya yang masih butuh, nanti kita perjuangkan,” katanya yang disambut tepuk tangan warga.
Lurah Anawai, Syahrir Amin, menyatakan siap menindaklanjuti dengan melakukan pendataan warga yang layak menerima bantuan.
Komitmen serupa juga disampaikan Ridwan Bae saat mengunjungi tiga kelurahan lainnya dalam sehari, yakni Wuawua, Mataiwoi, dan Kadia. Permintaan bantuan perumahan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan warga di empat kelurahan tersebut.
Di Kelurahan Wuawua, seorang warga bernama Halnah mengungkapkan kondisinya yang belum memiliki rumah layak sejak menikah hingga kini menjadi orang tua tunggal dengan tiga anak. Meski telah memiliki lahan dan memulai pembangunan rumah, keterbatasan biaya membuat pembangunannya terhenti. Ia pun berharap bisa mendapatkan bantuan BSPS jika kembali tersedia.
Menanggapi hal itu, Ridwan berjanji akan memprioritaskan Halnah sebagai calon penerima BSPS pada 2026. Ia meminta Lurah Wuawua, Bastian Tayeb, untuk mencatat dan mengusulkan data warga tersebut bersama calon penerima lainnya.
“Tahun lalu Wuawua sudah dapat 50 unit. Nanti kita usahakan lagi tahun depan,” ujarnya.
Selain persoalan perumahan, warga juga menyampaikan berbagai keluhan lain, mulai dari permintaan pembangunan kolam retensi untuk mencegah banjir, perbaikan jalan, drainase, hingga talud di bantaran sungai.
Menanggapi aspirasi tersebut, mantan Bupati Muna dua periode ini berjanji akan meninjau langsung lokasi-lokasi yang diusulkan saat masa reses. Ia juga berencana melibatkan pihak terkait untuk memastikan kewenangan penanganannya.
“Nanti saya ajak pihak balai jalan atau sungai, Ketua DPRD Kota Kendari, bahkan kalau perlu bersama Wali Kota. Kita lihat apakah itu kewenangan kota, provinsi, atau pusat, baru kita pikirkan solusinya,” jelasnya.
Ridwan Bae saat ini telah memasuki periode ketiga sebagai anggota DPR RI sejak 2014. Selama itu, ia mengklaim telah memperjuangkan lebih dari 100 ribu unit rumah di Sultra agar mendapatkan bantuan BSPS. Program tersebut berupa dukungan material senilai total Rp20 juta per unit.
Program BSPS diperuntukkan bagi keluarga yang memiliki rumah di atas lahan sendiri dan telah memulai pembangunan, namun terhenti akibat keterbatasan biaya. Selama tiga periode di DPR RI, kontribusi Ridwan Bae terhadap program BSPS menjadi salah satu capaian yang paling banyak dikenang masyarakat Sulawesi Tenggara.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg Dua Daerah di Sulawesi Jelang Nataru
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







