Setelah Berjuang Satu Dekade, KPI-ITF Sultra Akhirnya Resmi Diakui


Jakarta - Kesatuan Pelaut Indonesia (KPI) dan International Transport Workers Federation (ITF) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi mendapatkan pengakuan setelah berjuang selama satu dekade.
Ketua KPI Pusat Jakarta, Mathius Tambing, mengumumkan pengakuan ini melalui Surat Keputusan (SK) Nomor: 020/PP-KPI/VII/2024) yang diterbitkan pada 20 Juli 2024.
Dengan pengakuan ini, KPI/ITF Sulawesi Tenggara kini memiliki hak untuk berkantor di Jakarta. Capt Rahmat, Ketua KPI/ITF Sulawesi Tenggara, menyambut baik keputusan ini.
"Ini adalah bukti bahwa perjuangan tanpa menyerah pasti ada hikmahnya," ujarnya pada Selasa (6/8).
Sejak pertama kali mengajukan permohonan pada tahun 2014, KPI/ITF Sulawesi Tenggara tidak pernah mendapatkan respon yang diharapkan. Namun, kegigihan mereka membuahkan hasil pada tahun 2023, yang akhirnya diresmikan pada tahun 2024.
Rahmat menyatakan bahwa dengan pengakuan ini, organisasi mereka kini memiliki platform yang lebih kuat untuk memperjuangkan hak-hak pelaut.
“Kami berkomitmen untuk memastikan pelaut mendapatkan perlindungan yang mereka butuhkan,” tambahnya.
Pengakuan ini juga membuka peluang lebih besar bagi KPI/ITF Sulawesi Tenggara untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya. Rahmat menekankan pentingnya kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai tujuan mereka.
Dengan fasilitas baru dan pengakuan resmi ini, KPI/ITF Sulawesi Tenggara siap meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pelaut di tingkat nasional maupun internasional.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaDistanak Sultra Salurkan 75 Unit Bantuan Pompanisasi ke Kelompok Tani
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







