Tak Segera Konfirmasi Tilang Elektronik, Siap-siap STNK Diblokir


Kendari - Tilang elektronik atau Elektronik Traffic Law Enforcemen (ETLE) sudah mulai diberlakukan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak tahun lalu.
Sejak tilang eletronik itu diberlakukan, ribuan pelanggar lalu lintas, mulai dari menerobos lampu merah, tidak menggunakan helem, bonceng tiga, hingga tidak mengenakan sabuk pengaman terekam kamera ETLE yang terpasang.
Dalam dua bulan terakhir saja, yakni pada periode November - Desember 2022, Ditlantas Polda Sultra mencatat ada 6.403 pelanggaran lalu lintas.
Wadirlantas Polda Sultra, AKBP Yulianto, mengatakan, dari total pelanggaran lalu lintas tersebut, sebanyak 3.656 telah dikonfirmasi ke rumah masing-masing pelanggar sesuai alamat yang tertera dalam catatan kendaraan pelanggar.
Setelah surat konfirmasi dari kepolisian dikirim ke alamat pelanggar, pelanggar diwajibkan untuk mengonfirmasi ulang jenis pelanggaran serta kendaraannya.
Setelah mengonfirmasi ulang ke pihak kepolisian, pelanggar membayar tilang ke Bank BRI. Namun, jika pelanggar tidak membayar selama 14 hari, maka STNK akan diblokir saat membayar pajak.
Yulianto bilang, dari 3.656 pelanggar yang sudah dikonfirmasi ke alamatnya masing-masing, baru sekitar 45 pelanggar yang melakukan konformasi ulang.
"Sedangkan 3.611 pelanggar belum konfirmasi," ungkap Yulianto.
"Siap-siap yang tidak mengonfirmasi, secara otomatis (STNK) terblokir saat pembayaran pajak," sambungnya.
Yulianto mengatakan sebanyak 2.747 pengendara dari jumlah pelanggar yang terekam kamera ETLE prosesnya dihentikan.
"Alasan dihentikan setelah dikonfirmasi ternyata ada yang bukan pelanggaran serta hasil kamera tidak sesuai dengan nomor kendaraan," ujarnya.
Menurut Yuliato, penerapan tilang elektronik ini sangat efektif dalam menjaring pelanggar lalulintas. Dia berharap penerapan tilang elektronik tak hanya di Kendari, namun juga di daerah lain di Sultra.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaMantan Istri Owner Paris Bar dan KTV Kendari Dipolisikan, Ini Masalahnya
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







