Taruna Bhakti 2026 Dimulai, Kendari dan Buton Tengah Jadi Lokasi Pengabdian Taruna TNI-Polri

Sultranesia
2 Min Baca
Taruna Bhakti 2026 Dimulai, Kendari dan Buton Tengah Jadi Lokasi Pengabdian Taruna TNI-Polri
Para taruna gabungan dari Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Akademi Angkatan Laut (AAL) saat tiba di Lanud Haluoleo Kendari dan mengikuti apel penerimaan pada Minggu (2/8/2026) sebelum diberangkatkan menuju lokasi penugasan. Foto: D

Kendari – Sebanyak 15 taruna gabungan dari Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Akademi Angkatan Laut (AAL) melaksanakan program Bhakti Taruna Akademi Kepolisian dan Akademi TNI Tahun 2026 di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mereka akan mengabdi di Sekolah Rakyat yang berada di Kota Kendari dan Kabupaten Buton Tengah.

Para taruna tiba di Lanud Haluoleo Kendari dan mengikuti apel penerimaan pada Minggu (2/8/2026) sebelum diberangkatkan menuju lokasi penugasan.

Penyambutan dipimpin Kepala Staf Korem (Kasrem) 143/Halu Oleo Kolonel Inf Puguh Binawanto, didampingi Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Slamet Ramelan, Dirbinmas Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi, Palaksa Lanal Kendari Mayor Sumar Sadewo, serta Kadis Ops Lanud Haluoeo Letkol Lek Bayu Pamungkas.

Sebanyak 15 taruna yang mengikuti program terdiri atas lima taruna Akpol, lima taruna Akmil, dan lima taruna AAL.

Mereka didampingi empat perwira pendamping serta empat personel Polda Sultra yang bertugas sebagai liaison officer (LO).

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Polda Sultra bersama tim kesehatan Lanud Haluoleo, dilanjutkan sarapan pagi dan apel penerimaan.

Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol Slamet Ramelan mengatakan, Bhakti Taruna merupakan bagian dari proses pembentukan karakter calon perwira TNI-Polri melalui pengabdian langsung kepada masyarakat.

Menurutnya, para taruna akan memberikan pembinaan kepada peserta didik Sekolah Rakyat melalui penguatan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, kepribadian, serta wawasan kebangsaan.

"Melalui Bhakti Taruna ini, para taruna tidak hanya belajar mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi teladan dalam membangun karakter, disiplin, kepemimpinan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada para siswa," ujarnya.

Ia menambahkan, program tersebut juga menjadi bentuk sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan dunia pendidikan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Selama kegiatan berlangsung, para taruna akan berinteraksi langsung dengan para siswa melalui berbagai kegiatan pembinaan. Diharapkan kehadiran mereka dapat menanamkan nilai disiplin, nasionalisme, kepemimpinan, serta semangat kebersamaan sebagai bekal membentuk generasi muda yang berkarakter dan cinta tanah air.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaKADIN Sultra Perjuangkan Hilirisasi Aspal Buton, Usul Masuk Daftar PSN
Bagikan:

Baca Juga