Wali Kota Siska Targetkan Kendari Raih Adipura Kencana


Kendari - Pemerintah Kota Kendari mulai mempersiapkan diri menghadapi penilaian Adipura 2026 dengan target meraih penghargaan tertinggi, Adipura Kencana.
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menegaskan bahwa persiapan kali ini dilakukan lebih serius dan terarah sesuai arahan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
“Bapak Menteri memberi arahan khusus untuk mendampingi kita di Kendari. Beberapa waktu ke depan kita akan menghadapi penilaian Adipura. Mudah-mudahan Kota Kendari bisa meraih penghargaan tertinggi, yakni Adipura Kencana,” kata Siska saat memimpin rapat bersama kepala OPD, camat, dan lurah di Aula Samaturu, Senin (15/9).
Menurutnya, Adipura bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti nyata keseriusan pemerintah bersama masyarakat dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana, menjelaskan sejumlah indikator penting dalam konsep Adipura terbaru. Salah satunya adalah penghapusan tempat pembuangan sampah (TPS) liar yang masih banyak ditemukan.
“Ini pekerjaan besar, tapi kami yakin bisa dituntaskan dengan sinergi semua pihak,” ujarnya.
Selain itu, pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) juga menjadi fokus. TPA harus memenuhi standar sanitary landfill yang ramah lingkungan, dilengkapi instalasi pengolahan lindi, gas metan, serta alat berat yang memadai.
Erlis menerangkan, bobot penilaian Adipura mencakup 20 persen aspek anggaran, 30 persen SDM dan sarana prasarana, serta 50 persen sistem pengolahan sampah dan kebersihan lapangan.
Kota Kendari sendiri telah mengalokasikan lebih dari 5 persen APBD untuk pengelolaan sampah, melebihi standar minimal 3 persen dari kementerian.
Selain itu, pemerintah sedang menyelesaikan dokumen Jakstrada dan rencana induk pengelolaan sampah yang akan diperkuat oleh Bappeda pada 2026.
Indikator lain yang dinilai adalah ketersediaan bank sampah di setiap kelurahan dan meningkatnya persentase sampah yang dikelola dengan cara ramah lingkungan. Saat ini, pengelolaan sampah di Kota Kendari sudah mencapai 50,69 persen, sedikit di atas standar minimal 50 persen.
“Cakupan layanan pengangkutan sampah juga harus di atas 75 persen. Alhamdulillah, kondisi kita sudah menuju ke arah itu. Tinggal pembenahan di beberapa titik,” kata Erlis.
Dalam penilaian lapangan, sejumlah detail akan menjadi perhatian, mulai dari kebersihan lingkungan, bebas gulma dan sampah liar, tidak adanya pembakaran, kualitas drainase, penghijauan, hingga pelayanan berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaTersangka Korupsi Kapal Azimut Buka Suara, Sebut Nama Lain yang Terlibat
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







