Wamen PKP Fahri Hamzah Tinjau Kawasan Kumuh di Kendari Bersama Wali Kota Siska


Kendari - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah bersama Wali Kota Kendari dr Hj Siska Karina Imran meninjau sejumlah kawasan permukiman dan ruang publik di Kota Kendari, Kamis (5/3).
Beberapa lokasi yang dikunjungi di antaranya kawasan pesisir Jalan Bhayangkari Bahari di Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Papalimba, serta Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) di Kelurahan Puday.
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi kawasan permukiman di Kendari, khususnya wilayah pesisir yang selama ini rawan menjadi kawasan kumuh.
Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah mendorong penataan kawasan pesisir agar lebih tertata, bersih, dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.
Fahri Hamzah mengatakan, Indonesia memiliki ribuan kawasan pesisir yang dihuni masyarakat sehingga membutuhkan perhatian serius dalam penataan lingkungan dan permukiman.
Menurutnya, konsep penataan yang dilakukan di kawasan RTH Papalimba bisa menjadi contoh bagi daerah pesisir lainnya di Indonesia.
“Di Indonesia ada sekitar 12.781 kawasan pesisir yang dihuni masyarakat. RTH Papalimba ini bisa menjadi contoh bagaimana kawasan pesisir ditata dengan baik sehingga tidak lagi menjadi kawasan kumuh, tetapi berubah menjadi kawasan yang bersih, indah, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Fahri menambahkan, pemerintah pusat melalui program Kampung Nelayan Merah Putih juga telah menyiapkan anggaran untuk mendukung penataan kawasan pesisir di berbagai daerah.
Program tersebut diharapkan mampu menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan Pemerintah Kota Kendari terus berkomitmen melakukan penataan kawasan pesisir serta memperkuat fasilitas publik agar dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
“Kami terus berupaya menata kawasan pesisir agar lebih tertib, bersih, dan memiliki nilai wisata. Kehadiran pemerintah pusat tentu menjadi dukungan besar bagi daerah untuk mempercepat pembangunan kawasan permukiman yang layak dan nyaman bagi masyarakat,” kata Siska.
Selain meninjau kawasan pesisir dan ruang terbuka hijau, rombongan juga melihat langsung kondisi Rusunawa Puday yang menjadi salah satu solusi penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
Pemerintah berharap keberadaan hunian vertikal tersebut dapat membantu mengurangi kawasan permukiman kumuh sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.
Peninjauan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan kawasan permukiman yang tertata, sehat, dan berkelanjutan di Kota Kendari.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaTeken Akta Pengakuan Utang, PT SDP Kembalikan Dana Konsumen Rp 725 Juta Usai Gagal Urus Sertifikat
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







