Wisuda Ke-IX STIPER Kendari: 42 Sarjana Siap Sambut Tantangan Dunia Kerja


Kendari - Sebanyak 42 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kendari resmi diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Program Sarjana Ke-IX, Jumat (3/10).
Acara yang digelar di salah satu hotel di Jalan Edi Sabara, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk bersiap menghadapi tantangan dunia kerja, khususnya di bidang pertanian yang kini menuntut inovasi dan keterampilan praktis.
Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, menekankan pentingnya kampus sebagai penghasil SDM unggul yang siap pakai.
“Perguruan tinggi harus menjadi laboratorium keterampilan. Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) harus terus dievaluasi agar lulusan tidak hanya cerdas, tapi juga siap bersaing dan berinovasi di dunia kerja,” ujarnya.
Andi Lukman menambahkan bahwa mahasiswa STIPER Kendari harus siap menghadapi tantangan dunia kerja saat ini.
“Mahasiswa harus keluar dari kampus dengan kemampuan nyata, bukan sekadar gelar. Kampus adalah industri kreatif yang menyiapkan manusia siap aksi,” tambahnya.
Ketua Yayasan STIPER Kendari, Dr. Sofwan, menegaskan visi kampus untuk menyiapkan alumni mandiri dan berdaya saing tinggi.
“Kami terus mendorong perbaikan yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi sumber daya lokal. Alumni STIPER harus mampu menjadi motor penggerak kemajuan pertanian dan mandiri pangan di Indonesia, khususnya Sulawesi Tenggara,” katanya.
Ketua STIPER Kendari, Dr. Mazhfia Umar, menegaskan komitmen kampus yang telah berdiri sejak 1994 dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman praktis.
“Kami mengintegrasikan ilmu dan praktik nyata. Mahasiswa belajar dari lapangan. Lulusan kami tidak hanya siap bekerja, tapi siap menciptakan peluang baru,” ujarnya.
Mazhfia Umar juga memberikan pesan progresif untuk para wisudawan.
“Jaga nama baik almamater, tapi jangan takut memimpin perubahan. Gelar sarjana ini adalah modal untuk memberi sumbangsih nyata bagi daerah dan bangsa. Terus belajar, berinovasi, dan jadi pionir di bidang pertanian,” tandasnya.
Para wisudawan menerima gelar Sarjana Kehutanan dan Sarjana Peternakan, siap mengabdi dan berinovasi di sektor pertanian Indonesia, khususnya di Bumi Anoa.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaWali Kota Kendari Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN, Apa Dampaknya bagi Birokrasi?
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







