Daerah Paling Rawan Bencana di Sultra, Konawe Punya Indeks Tertinggi

Sultranesia
1 Min Baca
Daerah Paling Rawan Bencana di Sultra, Konawe Punya Indeks Tertinggi
Ilustrasi banjir. Foto: Dok. Istimewa.

Kendari - Sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) tercatat memiliki tingkat risiko bencana yang cukup tinggi berdasarkan data inaRISK yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

inaRISK sendiri merupakan portal hasil kajian risiko bencana yang menampilkan informasi ancaman bencana, kerentanan (populasi, kerugian fisik, ekonomi, dan lingkungan), kapasitas, dan risiko bencana.

inaRISK juga dapat menampilkan pantauan indeks risiko bencana. inaRISK dikembangkan oleh BNPB melalui kolaborasi bersama kementerian dan lembaga yang berkaitan dengan penanggulangan bencana di Indonesia. Portal ini bersifat dinamis, instansi lain dapat berkolaborasi

Data tersebut menampilkan 12 dari 17 kabupaten/kota di Bumi Anoa masuk dalam wilayah risiko tinggi, adapun daerah dengan indeks tertinggi yakni Konawe dengan nilai 252,29.

Selanjutnya terdapat Buton Selatan dengan 236.13, serta Muna dengan 235.89.

Beberapa daerah lain yang masuk dalam daftar resiko tinggi diantaranya Konawe Kepulauan (230.93), Kota Baubau (215.58) Konawe Selatan (209.83), Buton Utara (208.24), dan Buton Tengah (200.06).

Lalu disusul Kolaka Utara (198.37), Konawe Utara (188.80), Kolaka (182.82), serta Buton (180.22)

Sementara itu, 5 wilayah lain yang masuk dalam kategori risiko sedang yakni Wakatobi (174.78), Kolaka Timur (167.18), Muna Barat (167.57), Bombana (164.12), dan Kota Kendari (115.40).

Data ini menunjukkan tingkat risiko relatif berdasarkan indeks BNPB, bukan berarti daerah tersebut selalu mengalami bencana atau seluruh wilayahnya memiliki tingkat kerawanan yang sama.


Editor: Andise SL

Berita BerikutnyaKasus Kebakaran di Konsel Melonjak, 21 Karhutla dan 4 Rumah Warga Terbakar
Bagikan:

Baca Juga