DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Buton Tengah


Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Rabu, 23 Juli 2024 memutuskan untuk menjatuhkan sanksi kepada Ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) dalam sidang perkara nomor 62-PKE-DKPP/IV/2024. Putusan tersebut disampaikan oleh Ketua Majelis Ratna Dewi Pettalo di Kantor DKPP RI.
Menurut putusan, Ketua KPU Buton Tengah, La Ode Abdul Jani, dikenai sanksi peringatan keras. Sementara itu, empat anggota KPU lainnya, yakni Darwin, Karlianus Poasa, La Zaula, dan Masurin dikenakan sanksi peringatan.
“Menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada teradu satu La Ode Abdul Jani selaku ketua merangkap anggota KPU Kabupaten Buton Tengah terhitung sejak putusan ini dibacakan,” kata Ratna Dewi Pettalo.
“Menjatuhkan sanksi peringatan kepada teradu dua Darwin, teradu tiga Karlianus Poasa, teradu La Zaula, dan teradu empat Masurin selaku anggota KPU Kabupaten Buton Tengah sejak putusan ini dibacakan,” tegasnya.
Keputusan ini merupakan tindak lanjut dari dugaan pelanggaran terhadap rekomendasi Bawaslu Kabupaten Buton Tengah untuk melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di dua kecamatan: Mawasangka Tengah dan Lakudo.
Latar Belakang Kasus
Kasus ini bermula ketika KPU Buton Tengah tidak melaksanakan rekomendasi Bawaslu untuk melakukan PSU. Rekomendasi tersebut diterima pada 22 Februari 2024, hanya dua hari sebelum tenggat pelaksanaan PSU yang dijadwalkan pada 24 Februari 2024.
KPU Buton Tengah mengklaim bahwa waktu persiapan yang sangat sempit menyebabkan ketidakmampuan mereka untuk melaksanakan PSU sesuai jadwal.
Menurut La Ode Abdul Jani, ketidakmampuan tersebut disebabkan oleh keterlambatan pengiriman logistik dan proses persiapan yang tidak memadai.
Tanggapan DKPP dan Implikasi
Meskipun pengadu Fahirun mencabut aduannya, DKPP memutuskan untuk melanjutkan sidang. Keputusan ini menunjukkan komitmen DKPP untuk menjaga integritas dan akuntabilitas penyelenggara pemilu, terlepas dari pencabutan aduan oleh pengadu. Sanksi yang dijatuhkan mencerminkan ketidakpuasan DKPP terhadap pelaksanaan rekomendasi Bawaslu oleh KPU Buton Tengah.
Sanksi peringatan keras kepada La Ode Abdul Jani dan peringatan kepada anggota KPU lainnya dapat memengaruhi reputasi dan kinerja KPU Buton Tengah di masa mendatang. Ini juga menjadi sinyal bagi seluruh penyelenggara pemilu di Indonesia bahwa ketidakpatuhan terhadap rekomendasi Bawaslu dapat menimbulkan konsekuensi serius.
Perkara Lain yang Dihasilkan DKPP
Selain kasus KPU Buton Tengah, DKPP juga memutuskan dua perkara lain: nomor 59-PKE-DKPP/IV/2024 mengenai pencalegan eks napi narkoba dan nomor 74-PKE-DKPP/V/2024 tentang pemungutan suara ulang. Dalam kedua perkara ini, DKPP memutuskan untuk menolak permohonan pengadu dan merehabilitasi nama teradu.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaPerkelahian Viral di Pasar Masalili Berakhir Damai Usai Dimediasi Polisi
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







