Kepmen ESDM 365 Berlaku, Kadin Konawe Utara Siap Kawal Peluang Kontraktor Lokal


Konawe Utara - Aktivitas industri pertambangan yang terus berkembang di Konawe Utara membuka peluang bagi pelaku usaha daerah untuk mengambil bagian dalam rantai jasa pertambangan.
Peluang tersebut menjadi perhatian Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Konawe Utara menyusul berlakunya Keputusan Menteri ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026.
Kebijakan tersebut mengatur pedoman teknis pelaksanaan persetujuan penggunaan anak perusahaan dan/atau afiliasi dalam bidang usaha jasa pertambangan mineral dan batubara.
Dalam ketentuannya, pemegang IUP/IUPK yang menggunakan jasa pertambangan harus menggunakan perusahaan pemegang IUJP dengan mengutamakan perusahaan jasa pertambangan yang berada di wilayah kabupaten/kota sekitar wilayah pertambangan.
Kadin Konawe Utara melihat aturan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat kesiapan dunia usaha lokal agar mampu masuk dan berkembang dalam ekosistem jasa pertambangan secara profesional.
“Kadin Konawe Utara siap berkolaborasi. Kami melihat kebijakan ini sebagai momentum untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kapasitas pengusaha daerah. Namun peluang tersebut harus dijawab dengan kesiapan, profesionalisme, legalitas, kompetensi dan kemampuan memenuhi standar yang dipersyaratkan," tulis pernyataan resmi Kadin Konawe Utara, Rabu (30/9/2026).
Kadin menilai, pertumbuhan industri pertambangan semestinya dapat berjalan beriringan dengan perkembangan dunia usaha di daerah.
Kontraktor lokal yang memiliki kemampuan dan memenuhi persyaratan diharapkan dapat memperoleh ruang untuk berkembang sebagai bagian dari ekosistem jasa pertambangan.
Kadin Konawe Utara yang dipimpin Muh. Osmar mengingatkan para pelaku usaha lokal agar tidak melihat Kepmen ESDM tersebut hanya sebagai peluang mendapatkan pekerjaan.
Menurut Kadin, pengusaha daerah perlu mempersiapkan perusahaan agar mampu memenuhi standar industri, mulai dari perizinan, kemampuan teknis, keselamatan kerja, sumber daya manusia, peralatan, permodalan hingga tata kelola perusahaan.
Dengan kesiapan tersebut, kontraktor lokal diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana pekerjaan, tetapi mampu tumbuh sebagai mitra usaha yang profesional dan memiliki daya saing.
Kadin juga membuka ruang dialog antara pengusaha lokal dengan perusahaan pertambangan untuk membahas kebutuhan jasa, kapasitas kontraktor hingga bentuk kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami ingin membangun komunikasi yang sehat. Perusahaan pertambangan membutuhkan mitra yang mampu bekerja secara profesional, sementara pengusaha lokal membutuhkan ruang untuk berkembang. Di sinilah pentingnya kolaborasi,” ungkapnya.
Sebagai wadah dunia usaha, Kadin Konawe Utara menyatakan siap menjadi bagian dari proses komunikasi antara pemerintah, perusahaan pertambangan dan pelaku usaha daerah.
Kadin mendorong agar implementasi kebijakan pemerintah berjalan dengan mengedepankan transparansi, kepatuhan terhadap regulasi, kompetensi serta prinsip kemitraan yang sehat.
Menurut Kadin, semakin kuatnya kontraktor lokal dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Ketika perusahaan daerah berkembang, peluang bagi tenaga kerja, penyedia barang dan jasa, UMKM serta sektor ekonomi lainnya juga ikut terbuka.
Karena itu, Kadin Konawe Utara mengajak seluruh pelaku usaha menjadikan momentum tersebut sebagai dorongan untuk berbenah, meningkatkan kapasitas dan memperkuat kolaborasi.
“Konawe Utara memiliki potensi besar. Yang kita butuhkan adalah dunia usaha lokal yang siap, profesional dan mampu bersaing. Kadin siap menjadi bagian dari proses tersebut,” tegas mereka.
Kebijakan ESDM tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem usaha di sekitar wilayah pertambangan, dengan tetap menempatkan kepatuhan terhadap regulasi dan kemampuan perusahaan sebagai dasar utama. Adv.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolres Muna Ungkap Dugaan Penyelewengan Pertalite Subsidi, Satu Orang Diamankan
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







