Pemkot Kendari Harus Buat Regulasi Wajibkan Pengembang Perumahaan Siapkan Bak Sampah


Kendari - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusulkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk membentuk Peraturan Daera (Perda) atau Peraturan Walikota (Perwali) guna menangani sampah di setiap perumahan.
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengatakan, Perda maupun Perwali yang diusulkan tersebut tujuannya adalah untuk mewajibkan agar pengembang perumahan menyediakan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sendiri.
"Sejauh yang kami lihat memang ada banyak perumahan atau KPR Subsidi yang tidak menyediakan TPS di masing-masing perumahan. Sehingga warga penghuni perumahan biasa membuang sampah di sembarang tempat," kata Hendro, Selasa (24/6).
Hendro bilang, jika perda atau perwali yang diusulkan tersebut diamini oleh Pemkot Kendari, maka setiap perusahaan pengembang diwajibkan untuk menyediakan tempat pembuangan sampah di masing-masing lokasi pembangunan perumahan.
“Nantinya pihak pengembang perumahan bisa bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dalam hal penanganan sampah, dengan begitu kami yakin bahwa persoalan sampah di Kota Kendari akan mudah di tangani," katanya.
Dia menambahkan, TPS di tiap-tiap perumahan sangat esensial bagi masyarakat dan tentunya dapat mengurangi resiko pembuangan sampah di sembarang tempat yang dapat menimbulkan terjadinya pencemaran lingkungan.
"Para pengembang di Kendari ini kadang hanya mau membangun perumahan dan mengejar keuntungan saja tanpa memikirkan persoalan jangka panjang. Semestinya fasilitas TPS itu di sediakan agar penghuni perumahan tidak lagi membuang sampah di sembarang tempat," ujarnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar Pemerintah Kota Kendari di bawah kepemimpinan Siska Karina Imran dan Sudirman menerima usulan pembentukan perda atau perwali dari Ampuh Sultra sebagai upaya dalam menangani persoalan sampah di Kota Bertaqwa.
"Usulan ini merupakan bentuk konsistensi Ampuh Sultra dalam mengawal jalannya roda pemerintahan di Kota Kendari. Selain itu usulan tersebut juga merupakan atensi serius terhadap permasalahan sampah yang ada di Kota Kendari ini," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaOknum Polisi Diduga Dalangi Penyelundupan 10 Ton Solar Ilegal di Kolaka Utara
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







