Pemkot Mulai Bersihkan Bangkai Kapal di Kawasan Teluk Kendari


Kendari - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mulai melakukan pembersihan bangkai kapal di kawasan Teluk Kendari. Langkah ini diawali dengan apel persiapan yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari, Amir Hasan, di kawasan Papalimba, Selasa (3/2).
Pembersihan bangkai kapal tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan penataan Teluk Kendari yang selama ini dinilai terganggu oleh keberadaan kapal-kapal terbengkalai. Selain mengganggu estetika, bangkai kapal juga berpotensi merusak ekosistem perairan teluk.
Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Kendari ke-195 serta mendukung pelaksanaan Forum Wali Kota se-Asia Pasifik United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) yang akan digelar di Kota Kendari.
Dalam arahannya, Amir Hasan menegaskan bahwa pembersihan bangkai kapal merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mewujudkan pengelolaan Teluk Kendari yang berkelanjutan.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan kerja selama proses pembersihan berlangsung. Seluruh petugas diminta mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dan menggunakan perlengkapan keselamatan untuk meminimalkan risiko kecelakaan di lapangan.
“Bangkai kapal tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi mencemari perairan. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara serius dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Amir Hasan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan pembersihan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang sebelumnya telah dilakukan Pemkot Kendari bersama instansi terkait.
Diharapkan, langkah ini dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas lingkungan serta aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di sekitar Teluk Kendari.
“Teluk Kendari adalah ikon kota dan kawasan strategis bagi aktivitas masyarakat. Kebersihan dan kelestariannya harus dijaga secara berkelanjutan melalui penataan dan pengawasan yang konsisten,” tambahnya.
Amir Hasan berharap seluruh pihak yang terlibat dapat bekerja secara maksimal dan bersinergi, sehingga proses pembersihan bangkai kapal berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kendari.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDPP KAI Angkat 41 Advokat Baru di Sulawesi Tenggara
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







