Propam Periksa 9 Saksi dan Tahan 2 Anggota Terkait Penembakan di Laonti


Kendari - Bid Propam Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) sudah memeriksa sembilan saksi dan menahan dua orang anggota Polairud terkait penembakan terhadap nelayan di Perairan Cempedak, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
"Untuk saat ini dari Bid Propam Polda Sultra sudah melakukan pemeriksaan secara intensif, dan sudah ada 9 orang saksi kita periksa, 4 orang dari anggota Polairud, tiga dari masyarakat, dan dua orang dari terduga pelaku. Saat ini masih terus kita dalami, dan pemeriksaan terus berlanjut," kata Kabid Propam Polda Sultra, Kombes Pol Moch Sholeh, Senin (27/11).
Kombes Sholeh mengatakan, kemungkinan saksi yang akan diperiksa terus bertambah demi menguatkan penegakan hukum terhadap personel yang melakukan pelanggaran dalam kasus ini.
"Dan kemungkinan juga dari sembilan saksi yang kita periksa masih bertambah untuk menguatkan fungsi kami dalam penegakan hukum terhadap personel yang melakukan pelanggaran baik disiplin maupun kode etik," katanya.
Selain memeriksa sembilan saksi, Bid Propam Polda Sultra juga menahan dua anggota Polairud untuk proses pemeriksaan.
"Kasus ini juga sudah kami periksa secara cepat, sudah dua hari ini kami berkerja, karena bagi kami ini kasus yang menonjol, dan sebagai informasi awal, sudah kita amankan dalam rangka riksa Paminal yakni Bripka A, dan setelah pemeriksaan lanjutan, hari ini kita lakukan penahanan Patsus terhadap Bripka R," ungkapnya.
kombes Moch Sholeh menegaskan komitmen Bid Propam Polda Sultra menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan transparan.
"Kita akan mengecek semua, mulai dari yang terkecil, surat perintah, SOP, kemudian apa apa yang sudah dilakukan itu akan saya periksa semua secara detail, jadi tidak ada yang saya tutup-tutupi, percayalah bahwa saya berkomitmen menyelesaikan kasus ini secara terbuka, profesional," pungkasnya.
Diberitakan, dari empat nelayan yang menjadi korban penembakan, dua orang di antaranya meninggal dunia, korban meninggal pertama adalah Maco dan Putra.
Laporan: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaAmpuh Sultra Ungkap Kejanggalan 4 IUP di Konawe Utara
Baca Juga
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Ini Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
Kendari - Pernah membayangkan memiliki smartphone dengan performa tinggi, kamera profesional, dan baterai yang mampu menemani aktivitas sepanjang hari? Kehadiran Promo 11.11 dari Blibli Histeria bisa menjadi momen…
Mantan Karutan Kendari Herianto Raih Doktor dengan IPK Sempurna 4,00 di UHO
Kendari – Mantan Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Kendari, Herianto, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari, Sulawesi Tenggara,…
Darwin Ajak Empat Pilar Budaya Bersatu, Peringatkan Provokasi Antarsuku di Sultra
Kendari – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi isu-isu yang berpotensi memicu konflik antarsuku dan…
Mahasiswa Geruduk Rektorat UHO, Desak Audit Dana Penelitian dan Evaluasi Dekan FISIP
Kendari – Aliansi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) mendesak Rektor UHO, Prof. Takdir Saili, mengaudit pengelolaan dana penelitian mahasiswa tahun anggaran…
La Ode Darwin Sapa Warga Muna di Morowali, Ini Pesan Pentingnya untuk Perantau
Morowali – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2026–2031, La Ode Darwin, menyapa masyarakat Muna di Kabupaten Morowali dalam perayaan Hari Ulang Tahun…
Basarnas Kendari Latih 70 Pegawai dan Warga Binaan Lapas Perempuan Hadapi Bencana
Kendari – Sebanyak 70 pegawai dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Kendari mengikuti simulasi penanggulangan bencana dan evakuasi darurat bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)…







