Wali Kota Kendari Resmikan Gedung Unit Pengelola Darah RSUD, Perkuat Layanan Transfusi

Sultranesia
2 Min Baca
Wali Kota Kendari Resmikan Gedung Unit Pengelola Darah RSUD, Perkuat Layanan Transfusi
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat meresmikan, Gedung Unit Pengelola Darah (UPD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Rabu (22/7/2026). Foto: Dok. Pemkot Kendari.

Kendari – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus memperkuat layanan kesehatan dengan meresmikan Gedung Unit Pengelola Darah (UPD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kendari, Rabu (22/7/2026).

Peresmian yang dipimpin Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, itu menjadi langkah strategis dalam meningkatkan ketersediaan layanan transfusi darah yang aman, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung di RSUD Kota Kendari ditandai dengan pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, serta peluncuran aplikasi Si DORI (Sistem Informasi Donor Darah Kendari) sebagai inovasi digital untuk mendukung pelayanan donor darah di Kota Kendari.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas tersebut.

Menurutnya, keberadaan Unit Pengelola Darah merupakan bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah, khususnya dalam menjamin ketersediaan darah yang aman dan berkualitas bagi masyarakat.

"Kebutuhan darah merupakan kebutuhan yang sangat mendesak dan tidak dapat ditunda. Setiap tetes darah memiliki arti penting dalam menyelamatkan nyawa pasien. Karena itu, kehadiran Unit Pengelola Darah ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pelayanan darah sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan transfusi di Kota Kendari," ujar Siska.

Ia menambahkan, fasilitas tersebut akan mendukung berbagai layanan medis, mulai dari penanganan kegawatdaruratan, tindakan operasi, pelayanan ibu dan anak, hingga pasien yang membutuhkan transfusi darah.

"Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Kendari dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD Kota Kendari, Fauziah, mengatakan pembangunan Unit Pengelola Darah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang semakin lengkap.

Sebagai rumah sakit rujukan, RSUD Kota Kendari terus berupaya memenuhi kebutuhan pelayanan medis yang semakin kompleks, termasuk menjamin ketersediaan darah yang aman, cepat, dan berkualitas bagi pasien.

Ia menjelaskan, pembangunan gedung tersebut menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran mencapai Rp8.772.933.600.

Gedung dua lantai seluas 630 meter persegi itu juga dilengkapi satu unit mobil operasional Unit Pengelola Darah serta berbagai peralatan kesehatan modern untuk menunjang pelayanan transfusi darah.

Pada kesempatan yang sama, Pemkot Kendari juga meluncurkan aplikasi Si DORI yang diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait donor darah sekaligus mendukung pengelolaan layanan transfusi secara lebih cepat, efektif, dan terintegrasi.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muh Inarto beserta jajaran, unsur Forkopimda, Direktur RSUD Bahteramas, Direktur RS Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, para kepala OPD lingkup Pemkot Kendari, serta sejumlah pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

Dengan beroperasinya Unit Pengelola Darah RSUD Kota Kendari, Pemkot Kendari optimistis pelayanan transfusi darah akan semakin cepat, aman, dan sesuai standar, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


Editor: Redaksi

Berita BerikutnyaParipurna DPRD Sultra Setujui 5 Ranperda Strategis, Ini Sektor yang Diatur
Bagikan:

Baca Juga