Gubernur dan Kapolda Sultra Sidak Pasar, Pastikan Stok Sembako Aman Jelang Lebaran


Kendari - Langkah kaki Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dan Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, terdengar mantap saat memasuki Pasar Mandonga, Jumat (14/3).
Di tengah riuh pedagang yang menawarkan dagangan dan pembeli yang berburu kebutuhan pokok, keduanya hadir bukan sekadar meninjau, tetapi memastikan bahwa denyut ekonomi rakyat tetap berdetak normal menjelang Idul Fitri.
Dalam sidak yang digelar pagi itu, Gubernur dan Kapolda tak sekadar melintas. Mereka berhenti di beberapa lapak, bertanya langsung kepada pedagang dan pembeli.
Beras, minyak, gula, telur, semua dicek satu per satu. Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin masyarakat resah akibat lonjakan harga atau kelangkaan barang yang kerap terjadi menjelang Lebaran.
“Kami ingin memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, minyak, gula, dan telur aman serta harga terjangkau bagi masyarakat. Ini penting agar masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan tenang tanpa khawatir kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujarnya.
Dari Pasar Mandonga, langkah pengawasan berlanjut ke gudang Bulog dan PT. Ade Wirga. Tumpukan karung beras dan rak-rak berisi minyak goreng menjadi saksi bahwa pemerintah tidak tinggal diam dalam menjaga keseimbangan pasar.
Kapolda Sultra, Irjen Pol Dwi Irianto, menegaskan bahwa pihak kepolisian siap mengawal distribusi agar tak ada celah bagi spekulan nakal yang ingin bermain di tengah kebutuhan rakyat.
“Kami akan melakukan pengawasan ketat terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu stabilitas harga dan ketersediaan barang. Masyarakat juga diharapkan melaporkan jika menemukan praktik tidak wajar,” tegasnya.
Di tengah sidak, beberapa pedagang dan pembeli terlihat tersenyum lega. Ilham, seorang pedagang sembako di Pasar Mandonga, mengaku kehadiran Gubernur dan Kapolda memberi rasa aman.
“Kami senang ada perhatian langsung dari pemerintah. Ini membuat kami yakin bahwa kebutuhan pokok akan tetap tersedia dan harga tidak melambung tinggi,” ungkapnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaSiska-Sudirman Fokus Tangani Banjir: Kolam Retensi dan Normalisasi Sungai Jadi Solusi
Baca Juga
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
KKP Bidik 169 Lokasi KNMP di Sultra, Ini Syarat Lolos Penilaian
Kendari – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 169 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tahun 2027. Namun, seluruh lokasi tersebut…
DPRD Muna Barat Siapkan Ranperda Ekonomi Kreatif, Ini Deretan Fasilitas yang Dibidik
Muna Barat – DPRD Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang memuat sejumlah dukungan bagi pelaku usaha, mulai dari…
Ekspor Sultra Naik 23,13 Persen, Tiongkok Serap 95,30 Persen
Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Agustus 2026 mencapai US$342,86 juta, meningkat 23,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat US$278,46 juta. Data tersebut…
Geram Barcode Mobil Dipakai Orang Lain Beli Pertalite, Warga Kendari Minta SPBU Cari Pelakunya
Kendari – Warga Kota Kendari, Atika Harli, geram setelah barcode kendaraan miliknya kembali digunakan orang lain untuk membeli BBM subsidi di SPBU THR di Jalan Budi Utomo, Kelurahan…







