Harga Pangan Lebih Murah, GPM di TVRI Sultra Jadi Pilihan Warga Kendari


Kendari – Masyarakat Kota Kendari mendapat alternatif untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Gerakan Pangan Murah (GPM) digelar di Lapangan Kantor TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara, Selasa (1/9/2026).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara dengan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kota Kendari dalam menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.
GPM dijadwalkan berlangsung selama dua hari, mulai 1 hingga 2 September 2026. Beragam komoditas tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih hingga sejumlah kebutuhan pangan lainnya.
Kehadiran pangan dengan harga lebih terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari, sekaligus menjadi salah satu langkah menjaga daya beli di tengah dinamika harga bahan pangan.
Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Tenggara, Emelia Baharessa, mengatakan GPM merupakan bagian dari kolaborasi TVRI, baik di tingkat pusat maupun daerah, bersama pemerintah daerah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pengendalian harga pangan sehingga masyarakat tidak terlalu terbebani ketika memenuhi kebutuhan pokok.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata Emelia.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga pelaksanaan GPM di lingkungan TVRI Sultra dapat terlaksana.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Kendari, Abdul Rauf, mengatakan penyediaan bahan pangan dengan harga lebih murah menjadi salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga.
“GPM ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dengan menyediakan bahan pangan yang harganya lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujar Abdul Rauf.
Menurutnya, intervensi melalui kegiatan pangan murah juga menjadi bagian dari langkah Pemerintah Kota Kendari dalam mengendalikan harga komoditas pangan dan menjaga inflasi daerah.
Dengan adanya GPM, masyarakat tidak hanya memperoleh akses terhadap sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, tetapi juga memiliki pilihan tempat berbelanja yang dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga.
Selain transaksi kebutuhan pangan, kegiatan tersebut turut diramaikan dengan pengundian hadiah dan doorprize bagi masyarakat yang hadir.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan pokok sekaligus mengikuti rangkaian kegiatan yang berlangsung di lokasi.
Melalui GPM yang berlangsung selama dua hari ini, kolaborasi TVRI Sultra dan Pemkot Kendari diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendukung upaya menjaga keterjangkauan harga pangan di Kota Kendari.
Editor: Andise SL
Berita BerikutnyaPemprov Sultra Gandeng Jaksa Amankan 800 Aset, Lahan 72 Hektar Depan Kejati jadi Sorotan
Baca Juga
BBM Masuk 3 Kali Sepekan, Warga Buton Selatan Kesulitan, Harga Eceran Rp25 Ribu
Buton Selatan – Penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU Kompak Desa Masiri, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, milik CV AI Faroq, dikeluhkan masyarakat. Meski pasokan disebut…
Bupati Muna Barat Soroti Telur Murah dari Sulsel, Peternak Terancam
Muna Barat – Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyoroti persaingan harga telur dari Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dinilai menghambat penjualan hasil peternakan ayam petelur lokal. Harga telur…
KKP Bidik 169 Lokasi KNMP di Sultra, Ini Syarat Lolos Penilaian
Kendari – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan 169 calon lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tahun 2027. Namun, seluruh lokasi tersebut…
DPRD Muna Barat Siapkan Ranperda Ekonomi Kreatif, Ini Deretan Fasilitas yang Dibidik
Muna Barat – DPRD Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara, mulai membahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif yang memuat sejumlah dukungan bagi pelaku usaha, mulai dari…
Ekspor Sultra Naik 23,13 Persen, Tiongkok Serap 95,30 Persen
Kendari – Nilai ekspor Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Agustus 2026 mencapai US$342,86 juta, meningkat 23,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat US$278,46 juta. Data tersebut…
Geram Barcode Mobil Dipakai Orang Lain Beli Pertalite, Warga Kendari Minta SPBU Cari Pelakunya
Kendari – Warga Kota Kendari, Atika Harli, geram setelah barcode kendaraan miliknya kembali digunakan orang lain untuk membeli BBM subsidi di SPBU THR di Jalan Budi Utomo, Kelurahan…







