17 Kepala Daerah di Sultra Ikut Retret di Magelang, Termasuk 2 Bupati Kader PDIP


Kendari - Sebanyak 17 kepala daerah di Sulawesi Tenggara (Sultra) yang baru dilantik mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Para kepala daerah tersebut di antaranya, satu gubernur, dua wali kota, dan 14 bupati.
Hal itu dibenarkan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Sekretariat Daerah (Setda) Sultra, Muliadi, pada Sabtu (22/2) kepada Sultranesia.
Muliadi bilang, hanya Kepala Daerah Buton Tengah (Buteng) yang tak mengikuti retret karena Pilkada-nya masih bersengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).
"Sultra ikut semua, minus Buteng karena masih berlanjut perkaranya di MK," kata Muliadi.
Dari 17 kepala daerah yang sudah dikonfirmasi ikut retret di Magelang, dua di antaranya merupakan kader PDI Perjuangan.
Keduanya adalah Bupati Wakatobi, Haliana dan Bupati Muna, Bachrun Labuta.
Keikutsertaan keduanya itu diperkuat dengan foto yang diterima Sultranesia. Foto itu menunjukan, baik Haliana maupun Bachrun sudah mengenakan seragam loreng khas retret kepala daerah di Magelang.
Padahal sebelumnya, Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri mengeluarkan instruksi agar kepala daerah kader Banteng untuk menunda keberangkatan ke Magelang.
Dikonfirmasi terpisah, Wakil Sekretaris DPD PDIP Sultra yang juga Jubir Partai, Agus Sana'a, mengaku tak tahu menahu terkait keikutsertaan dua kader itu.
"Saya tidak tahu kalau itu, konfirmasi langsung ke DPP," kata Agus.
Agus menegaskan bahwa Haliana dan Bachrun Labuta memang kader PDI Perjuangan. Namun terkait kehadiran mereka di Magelang di tengah adanya instruksi ketua umum, Agus enggan berkomentar banyak.
"Iya, memang kader, kader kita ada empat menang Pilkada, dua bupati (Haliana dan Bachrun), lalu dua wakil bupati, wakil itu Pak Abuhaera di Konawe Utara, dan Ali Basa di Muna Barat," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Sultranesia belum berhasil mengonfirmasi Haliana dan Bachrun Labuta terkait kehadiran mereka di retret Magelang.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaGantikan Brigjen TNI Jannie Aldrin Siahaan, La Ode Daerah Hidayat Pimpin FORKI Sultra
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







