19 Bencana Alam Landa Sulawesi Tenggara Sepanjang 2026, Karhutla Paling Dominan


Kendari - Sebanyak 19 kejadian bencana alam tercatat melanda wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) sepanjang 2026. Data tersebut berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dari total kejadian tersebut, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi bencana yang paling banyak terjadi di Sultra. Tercatat ada 8 kejadian karhutla atau mencapai 42,1 persen dari seluruh bencana yang terjadi.
Rentetan bencana tersebut turut berdampak terhadap ratusan ribu masyarakat. Sebanyak 260.922 jiwa tercatat menderita dan mengungsi akibat bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sultra.
Tak hanya berdampak pada masyarakat, bencana juga menyebabkan kerusakan terhadap 2.792 unit rumah.
BNPB mencatat, terdapat delapan kabupaten kota di Sultra yang mengalami kejadian bencana sepanjang 2026.
Kabupaten Kepulauan Konawe dan Kabupaten Kolaka Timur menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak, masing-masing empat kejadian atau 21,1 persen.
Selanjutnya, Kabupaten Muna Barat tercatat mengalami tiga kejadian atau 15,8 persen.
Sementara itu, Kabupaten Buton Utara, Kabupaten Konawe Utara dan Kota Kendari masing-masing mencatat dua kejadian atau 10,5 persen.
Adapun Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Bombana masing-masing tercatat mengalami satu kejadian atau 5,3 persen.
Berikut rincian wilayah yang tercatat mengalami bencana di Sultra sepanjang 2026:
Kabupaten Kepulauan Konawe: 4 kejadian atau 21,1 persen, Kabupaten Kolaka Timur: 4 kejadian atau 21,1 persen, Kabupaten Muna Barat: 3 kejadian atau 15,8 persen.
Lalu, Kabupaten Buton Utara: 2 kejadian atau 10,5 persen, Kabupaten Konawe Utara: 2 kejadian atau 10,5 persen, Kota Kendari: 2 kejadian atau 10,5 persen, Kabupaten Kolaka: 1 kejadian atau 5,3 persen dan Kabupaten Bombana: 1 kejadian 5,3 persen.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaHadiri Wakatobi Wave, Jaelani Bawa Bantuan untuk Nelayan dan Petani
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







