2.631 Pasangan di Sulawesi Tenggara Pilih Menikah Gratis di KUA


Kendari - Minat masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk melangsungkan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 2.631 pasangan resmi menikah di KUA.
Data tersebut mencakup 17 kabupaten dan kota di Sultra, yakni Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Bombana, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Wakatobi, serta Kota Kendari dan Baubau.
Rekapitulasi itu bersumber dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sultra. Berdasarkan data bulanan, jumlah pernikahan di KUA tertinggi terjadi pada Desember 2025 dengan 292 pasangan. Angka tersebut disusul September sebanyak 276 pasangan dan Februari 258 pasangan.
Sementara itu, pada Januari tercatat 239 pasangan menikah di KUA. Maret menjadi bulan dengan jumlah terendah, yakni 90 pasangan.
Selanjutnya April tercatat 225 pasangan, Mei 199 pasangan, Juni 204 pasangan, Juli 202 pasangan, Agustus 196 pasangan, Oktober 234 pasangan, serta November 216 pasangan.
Ketua Tim Kepenghuluan dan Fasilitasi Bina Keluarga Sakinah Kanwil Kemenag Sultra, Sugianto, mengatakan meningkatnya jumlah pernikahan di KUA mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan layanan nikah gratis yang disediakan pemerintah.
Menurutnya, masyarakat mulai menyadari bahwa akad nikah di KUA lebih praktis, resmi, serta tidak dipungut biaya, sehingga perlahan menjadi pilihan utama bagi calon pengantin.
"Peningkatan ini tidak terlepas dari sosialisasi intensif terkait kemudahan layanan nikah di KUA,” ujar Sugianto, Kamis (5/2).
Dia menambahkan, pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari pembenahan balai nikah hingga penerapan sistem pendaftaran berbasis digital.
Upaya tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat mendorong lebih banyak pasangan untuk melangsungkan akad nikah di KUA.
Meski demikian, pernikahan yang dilaksanakan di luar KUA masih mendominasi sepanjang 2025 dengan total 12.887 pasangan.
Jumlah tertinggi tercatat pada April sebanyak 1.887 pasangan, disusul Juni 1.685 pasangan dan Februari 1.397 pasangan.
"Tradisi menggelar akad nikah di rumah atau lokasi resepsi dinilai lebih fleksibel serta memungkinkan keterlibatan keluarga besar dalam proses pernikahan," pungkasnya.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaCall Center 112 Kota Kendari Terima 4.336 Panggilan Selama Januari 2026
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







