Akhir Pelarian Maling Kelas Kakap Asal Wawonii: Beraksi 150 Kali, Ditangkap di Morowali


Kendari - Pelarian panjang seorang maling spesialis pencurian dan pemberatan akhirnya terhenti. Nuriyamin alias Aril (29), warga Desa Lampeapi, Kecamatan Wawonii Tengah, diciduk Tim Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari setelah sempat kabur dan kembali beraksi di sejumlah daerah. Total, ia beroperasi di 150 Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepanjang 2025.
Kasus ini mencuat setelah SU (45), seorang PNS di Kota Kendari, kehilangan sepeda motor Yamaha N-Max DT 3521 AI pada Minggu (26/10). Motor yang disimpan di dalam rumah hilang saat korban bangun untuk salat subuh. Pintu rumah ditemukan terbuka, jendela ruang tamu tercungkil, dan sejumlah barang lain raib, termasuk laptop, dompet berisi identitas, serta dokumen pekerjaan.
Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka melalui Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menjelaskan, berdasar Laporan Polisi LP/B/342/X/2025, Tim Buser77 langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku. Namun Aril melarikan diri sehingga memaksa polisi melakukan pengejaran lintas wilayah.
Upaya pelariannya berakhir pada Sabtu (22/11) sekitar pukul 13.20 Wita. Aril ditangkap di Kelurahan Bahorea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dengan dukungan Satreskrim Polresta Morowali.
Aksi pencurian yang dilaporkan SU terjadi di Jalan Haeba Dalam, Lorong Empang, Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari.
Polisi menyita barang bukti berupa satu unit Yamaha N-Max milik korban dan satu HP Oppo A57S warna hitam. Kepada penyidik, Aril mengaku beraksi bersama rekannya yang masih buron, Risal.
Mereka masuk ke rumah korban dengan mencungkil jendela sebelum membawa kabur motor dan barang berharga yang ada di dalam. Motor hasil curian kemudian dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Interogasi lanjutan mengungkap rekam jejak kriminal Aril yang jauh lebih panjang. Ia mengaku terlibat dalam 41 kasus curanmor di Kota Kendari, 5 kasus di luar daerah, serta 6 kasus pencurian dengan pemberatan.
Selama 16 hari pelariannya sejak kabur dari penangkapan pertama, ia kembali mencuri di Kendari, Konawe, Konawe Utara hingga Morowali. Total aksinya sepanjang 2025 mencapai 150 TKP.
Aril juga merupakan residivis yang sudah empat kali diproses hukum dengan kasus serupa pada 2012, 2016, 2019, dan 2025. Saat hendak diamankan, ia kembali melakukan perlawanan sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Pelaku ini sudah berulang kali melakukan aksi pencurian, bahkan mencapai 150 TKP. Penangkapan ini adalah bukti komitmen kami menjaga keamanan di Kota Kendari,” ujar AKP Welliwanto Malau.
Aril kini ditahan di Polresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaPolemik RSUD LM Baharuddin Raha, DPD KAI Sultra Siap Dampingi dr Ruhwati Kadir
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







