Ampuh Sultra Geruduk Kejagung, Desak PT BSJ Segera Diproses Hukum


Kendari - Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) RI pada Jumat, 19 September 2025.
Aksi ini dilakukan untuk menekan penanganan laporan dugaan kejahatan kehutanan yang diduga dilakukan PT Bumi Sentosa Jaya (BSJ) di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara.
Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menjelaskan pihaknya sudah melaporkan dugaan perambahan kawasan hutan lindung oleh PT BSJ ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara sejak 13 Desember 2024. Namun, laporan tersebut hingga kini mandek tanpa kejelasan.
“Kehadiran kami di Kejagung RI hari ini merupakan bentuk tekanan terhadap laporan kami yang macet di Kejati Sultra sejak 13 Desember 2024, terkait dugaan tindak pidana kehutanan oleh PT BSJ,” ungkap Hendro yang akrab disapa Egis.
Dalam laporan tersebut, jelas Hendro, pihaknya sudah merinci dugaan pembukaan kawasan hutan lindung seluas 87,36 hektare oleh PT BSJ tanpa memiliki Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH). Temuan ini juga dikuatkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.
“Berdasarkan temuan BPK RI, bukaan kawasan hutan lindung oleh PT BSJ seluas 87,36 hektare dilakukan untuk aktivitas pertambangan,” terangnya.
Menurutnya, kasus ini mirip dengan temuan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Pulau Kabaena yang melibatkan PT TMS.
"Kalau penindakan di PT TMS dilakukan, maka kasus PT BSJ seharusnya juga diperlakukan sama,” tegas Hendro.
Di hadapan perwakilan Kejagung, Ampuh Sultra mendesak agar tim segera turun ke lokasi untuk melakukan investigasi dan penindakan. “Kami berharap Satgas PKH yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto bisa bertindak adil tanpa diskriminasi,” harapnya.
Hendro juga mengungkapkan hasil penelusuran mereka menemukan nama bos Lamborghini Indonesia tercatat dalam jajaran manajemen PT BSJ.
“Kami menduga ini salah satu alasan mengapa Kejaksaan atau Satgas PKH belum berani menindak kasus perambahan hutan lindung oleh PT BSJ,” ujarnya.
Ampuh Sultra menegaskan akan terus mengawal kasus dugaan kejahatan kehutanan ini hingga ada tindakan nyata dari aparat penegak hukum. “Kami tidak akan berhenti sampai ada penindakan di lokasi PT BSJ,” tutup Hendro.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaLobi Darwin ke Pemerintah Pusat Berhasil, Anggaran Ratusan Miliar Bakal Mengalir ke Mubar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







