Bang Jago Mabuk Adang Mobil Warga di Kendari, Nyali Ciut Kabur saat Didatangi Polisi


Kendari - Aksi meresahkan sejumlah pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berujung bubar setelah Tim Perintis Presisi Polda Sultra mendadak datang ke lokasi.
Para pemuda yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol tersebut lari kocar-kacir saat melihat kedatangan polisi pada Senin (10/8) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.
Aksi tersebut terjadi di ruas Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Wua-Wua, tepatnya di depan area pencucian mobil Kumbohu.
Dantim Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan keberadaan kelompok pemuda tersebut diketahui secara tidak sengaja oleh personel kepolisian.
Saat itu, polisi tengah mengawal seorang warga yang merasa takut pulang ke rumah seorang diri pada dini hari.
"Saat melintas di Jalan KH Ahmad Dahlan, kami melihat kerumunan remaja yang sedang mabuk dan mengadang mobil-mobil yang lewat. Sontak langsung kami bubarkan," kata Bripka Boy, Selasa (11/8/2026).
Melihat kedatangan petugas patroli, gerombolan pemuda tersebut langsung panik. Mereka kemudian berhamburan dan melarikan diri meninggalkan lokasi.
Polisi tidak langsung melakukan pengejaran karena lebih memprioritaskan keselamatan warga yang sedang dikawal.
"Karena prioritas kami mengantar ibu tersebut sampai ke rumah dengan selamat, kami tidak langsung mengejar para pelaku saat itu," tambahnya.
Setelah memastikan warga yang dikawal tiba di rumah dengan selamat, Tim Perintis Presisi kemudian kembali menyisir lokasi kejadian di Jalan KH Ahmad Dahlan.
Namun, setibanya di lokasi, para pemuda tersebut sudah tidak berada di tempat.
"Saat kami kembali, mereka sudah membubarkan diri. Berdasarkan keterangan warga sekitar, kelompok pemuda mabuk tersebut memang sempat mengganggu para pengguna jalan yang melintas," pungkas Bripka Boy.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaDugaan Korupsi Pengadaan di DPMD Konawe Utara, Polisi Lakukan Penggeledahan
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







