Baru Dilantik, Satu Dewan Pembina MW KAHMI Sultra Mungundurkan Diri


Kendari - Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (Kahmi) di bawah koordinator Ruksamin baru saja dilantik pada Rabu (19/10) kemarin. Namun, salah satu dewan pembinanya, yakni Makmur Ibnu Hadjar, sudah menyatakan mengudurkan diri pada Jumat (20/11).
Kepada Sultranesia, Makmur menjelaskan, sebulan sebelum Muswil Kahmi Sultra, beberapa pengurus Majelis Daerah (MD) Kahmi, di antaranya Kota Kendari dan Buton mendiskusikan tentang usaha untuk perubahan struktur kepengurusan MW Kahmi Sultra, dari yang semula presedium ke presendensil.
Perubahan sistem itu didiskusikan dengan beberapa pertimbangan, salah satunya adalah menejemen organisasi yang relatif stabil, dan program bisa dikelola secara efektif.
"Mereka akan usung konsep tersebut dalam forum Muswil Kahmi. Dalam kapasitas saya sebagai anggota Kahmi, saya sependapat dengan konsep dan gagasan mereka, dan selajutnya didiskusikan dengan beberapa ketua MD, selanjutnya konsep tersebut didiskusikan dengan Yusmin, sekaligus menawarkan kepada Yusmin memimpin konsep itu (presendensial)," jelas Makmur, Kamis (20/10) malam.
"Jadi dari awal saya berada dalam posisi mengapresiasi konsep perubahan sebagai suatu dinamika dan aspirasi dari beberapa ketua MD Kahmi, yaitu perubahan dari presedium ke presendensial," sambungnya.
Karena sedari awal dia sepaham dengan konsep presidensial, dia menyatakan tetap komitmen dengan konsep tersebut, tapi pada akhirnya Majelis Nasional Kahmi melantik presidium, dan dia dimasukkan dalam kepengurusan tersebut, makan dirinya menyatakan mundur sebagai bentuk pertanggung jawaban etis.
"Dan pada akhirnya presedium yang dilantik oleh MN Kahmi, sementara saya dan beberapa teman masuk dalam struktur pengurus (presidium), maka saya harus punya sikap komitmen terhadap ksepakatan ethis dengan teman-teman ketua MD yang mengusung konsep presidensial," katanya.
"Maka pertanggung jawaban etis saya dan konsistensi saya, maka saya menyatakan mundur dari pengurus MW Kahmi Sultra. Jadi bukan kepada siapa yang dilantik oleh MN Kahmi, karena Pak Ruksamin adalah sahabat saya juga," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaKKN Mahasiswa UHO di Rahandouna: Dampingi Warga Budidaya Ikan Air Tawar
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







