Bea Cukai Kendari Musnahkan Jutaan Batang Rokok dan Miras Ilegal


Kendari - Kantor Pengawasan Bea dan Cukai Kendari memusnahkan jutaan batang rokok dan ratusan liter minuman keras ilegal.
Pemusnahan dilakukan di Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) Puuwatu, setelah sebelumnya dimusnahkan secara simbolis di Kantor Bea Cukai Kendari di jalan Konggoasa, Kecamatan Kandai, Kota Kendari pada Rabu (21/9).
Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar, dipecahkan, dan ditimbun di dalam tanah.
Tujuannya agar menhilangkan fungsi utama barang tersebut sehingga tidak dapat digunakan lagi.
Kepala KPPBC TMP C Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan, barang yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penindakan pihaknya pada periode Agustus 2021 hingga Juli 2022.
Dua barang utama yang dimusnahkan adalah rokok impor dari China serta minuman keras mengandung etil alkohol.
"Rokok ilegal ini kami dapatkan dari masyarakat yang sudah tersebar di toko-toko serta pasar-pasar yang ada di kabupaten dan kota di Sultra. Ada yang satu slop ada juga dari kiriman," kata Purwatmo kepada awak media.
Untuk minuman keras, dia mengatakan, barang tersebut merupakan kiriman domestik yang berhasil disita. Miras tersebut merupakan impor dari luar negeri namun tidak dilengkapi dengan prangko bea cukai.
"Yang kami musnahkan sebanyak 1.513.860 batang rokok ilegal dan 676 liter miras mengandung etil alkohol. Kerugian negara akibat beredarnya barang tersebut sekitar Rp 1,3 miliar," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPj Bupati Mubar Ajak Elemen Masyarakat Sukseskan Regsosek
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







