Belum Genap 2 Bulan Menjabat Camat Wuawua Dicopot, Dugaan Skandal Mencuat


Kendari - Wali Kota Kendari, dr Siska Karina Imran, mencopot Alamsyah sebagai Camat Wuawua.
Informasi yang dihimpun Alamsyah dicopot pada Jumat, 20 Juni 2025 lalu.
Jabatan yang diemban Alamsyah sebagai camat terbilang sangat singkat, atau hanya sekitar kurang dari dua bulan setelah ia dilantik pada 2 Mei 2024.
Sebelum resmi dilantik pada 2 Mei 2025, Alamsyah lebih dulu ditunjuk sebagai Plt Camat Wuawua sejak 11 April 2025 menggantikan Zulkaida, Camat Wuawua definitif saat itu.
Untuk mengisi kekosongan jabatan Camat Wuawua, Wali Kota Kendari menunjuk Usman Supu Lajuma sebagai Pelaksana Tugas (Plt).
Usman sebelumnya menjabat sebagai Lurah Kampung Salo, Kecamatan Kendari Barat. Dengan begitu, Usman yang merupakan pejabat eselon IV akan mengisi jabatan eselon III.
Tak ada prosesi serah terima jabatan dalam pergantian posisi Camat Wuawua ini, karena statusnya masih Plt.
Belum diketahui secara pasti mengapa Alamsyah tiba-tiba dicopot dari jabatan Camat Wuawua.
Seorang pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang namanya tak mau disebutkan mengatakan pasti ada kesalahan atau pelanggatan fatal sehingga langsung dicopot.
"Pasti ada pelanggarannya sampai ibu wali langsung copot jabatannya," kata pejabat tersebut.
Informasi yang dihimpun Sultranesia dari berbagai sumber menyebutkan ada dugaan skandal yang diduga dilakukan Alamsyah sehingga langsung dicopot dari jabatannya sebagai Camat Wuawua.
Seorang pejabat tinggi Pemkot Kendari tak membantah saat dikonfirmasi Sultranesia terkait dugaan skandal yang membuat Camat Wuawua dicopot.
"(Dugaan skandal) sudah lama itu, sudah diganti camatnya," kata pejabat tinggi tersebut.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaIni Rekomendasi Gadget Blibli untuk Berbagai Perangkat Elektronik Berkualitas
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







