Berbekal Alat Ini, Polisi Ungkap Jaringan Peredaran Sabu di Kendari


Kendari - Tim Narko 10 dari Sat Res Narkoba Polresta Kendari berhasil mengungkap jaringan peredaran sabu di Kota Kendari dengan memanfaatkan rekaman CCTV.
Berkat alat ini, polisi berhasil menangkap seorang pengedar sabu bernama Indra (30), warga Desa Benua Utama, Kecamatan Benua, Kabupaten Konawe Selatan, yang sering melakukan transaksi narkoba di Kelurahan Wua-Wua dengan sistem tempel.
Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni, mengungkapkan pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas peredaran narkoba di daerah tersebut.
Rekaman CCTV yang diserahkan warga kepada polisi menjadi kunci utama dalam menganalisis gerak-gerik pelaku.
“Sebelumnya kami menerima laporan dari warga terkait seringnya terjadi tindak pidana peredaran narkoba hingga target operasi ini tertangkap kamera CCTV sedang melakukan peredaran dan berhasil menganalisa pelaku peredaran tersebut,” ujar AKP Andi Musakkir Musni, Kamis (13/02).
Setelah melakukan penyelidikan dan memastikan identitas pelaku, polisi menemukan Indra sedang melintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Kamis (6/02) sekitar pukul 23.10 WITA. Polisi segera membuntuti dan menangkapnya di lokasi tersebut.
Saat diinterogasi, Indra mengaku menyembunyikan sabu di dekat tempat indekosnya di Lorong Kakatua, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Polisi pun langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 74 sachet plastik bening berisi kristal sabu dengan berat bruto 31,42 gram.
“Petugas juga menyita timbangan digital, dua ball sachet kosong, dan sendok sabu sebagai barang bukti,” tambahnya.
Saat ini, Indra telah diamankan di Mako Sat Narkoba Polresta Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkoba yang lebih luas.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaLapas Baubau Gelar Tes Urine, Hasilnya Mengejutkan!
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







