Bikin Geger! Belasan Siswi SMP di Kendari Isap Tembakau Sintetis Secara Bergilir


Kendari - Sebuah video memperlihatkan belasan siswi SMP Negeri 1 Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah berpesta tembakau sintetis atau yang sering disebut sinte atau tembakau gorila.
Dalam rekaman yang viral di media sosial itu, para siswi tampak berkumpul di sebuah ruangan. Beberapa masih mengenakan pakaian olahraga dan sebagian memakai pakaian biasa. Mereka mengisap tembakau sintetis secara bergilir seolah tanpa beban.
Video tersebut langsung menyita perhatian publik dan aparat kepolisian. Satuan Reserse Narkoba Polresta Kendari bergerak cepat mengamankan 15 siswi yang teridentifikasi dalam rekaman tersebut.
“Sebanyak 15 siswi sudah kami amankan,” kata Kasat Narkoba Polresta Kendari, AKP Andi Musakkir Musni kepada wartawan, Selasa (23/9).
Polisi tak tinggal diam. Begitu video beredar, penyelidikan segera dilakukan. Aparat langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menarik para siswi yang terlibat dalam peredaran konten viral itu.
“Kemarin kita langsung berkoordinasi dengan pihak sekolah,” bebernya.
Proses pembinaan pun ditempuh. Para guru dan orang tua dipanggil ke kantor polisi untuk menyaksikan sekaligus mendampingi anak-anak mereka. Di sana, para siswi diberi pemahaman soal bahaya narkotika dan konsekuensi hukum yang dapat menjerat pelaku penyalahgunaan.
“Kita juga panggil guru dan orang tuanya. Kami berikan pemahaman dan edukasi untuk tidak melakukan pelanggaran semacam ini lagi,” ujarnya.
Meski terbukti mengonsumsi tembakau sintetis, polisi tidak menjatuhkan sanksi pidana karena para siswi masih berstatus anak di bawah umur.
Sebagai gantinya, mereka dipulangkan dengan catatan membuat surat pernyataan bersama orang tua agar tidak mengulang perbuatan yang sama.
“Karena siswi ini anak di bawah umur. Kita bina, panggil orang tuanya dan buat surat pernyataan untuk tidak mengulanginya kembali,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaKasus Bullying SMP Konawe, Guru Diduga Ikut Jadi Pelaku dan Tekan Korban
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







