BNN Sultra Musnahkan Sabu dan Ganja Senilai Rp 4,6 M Hasil 3 Bulan Operasi


Kendari - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memusnahkan barang bukti sabu dan ganja senilai Rp 4,6 miliar hasil operasi Mei hingga Juli 2024.
Pemusnahakan dilakukan di pelataran Kantor BNN Sultra di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Rabu (14/8).
Barang haram dan terlarang yang dimusnahkan itu terdiri dari
dari narkotika jenis sabu seberat 3.519,38 gram dan ganja seberat 1.888 gram.
Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sultra, Kombes Pol Alam Kusuma S Irawan, menjelaskan, barang bukti ini berhasil diamankan dalam dua laporan kasus narkotika yang melibatkan empat tersangka.
"Barang bukti sabu yang berhasil kami amankan memiliki berat total 3.519,38 gram, dengan estimasi nilai sekitar 4,575 miliar rupiah. Sementara itu, ganja seberat 1.888 gram yang juga kami sita diperkirakan bernilai sekitar 28,32 juta rupiah," ujarnya.
Alam Kusuma bilang, pemusnahan barang bukti ini dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan barang bukti, dan sudah sesuai dengan amanah Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
"Dengan pemusnahan ini, kami telah menyelamatkan kurang lebih dari 35 ribu jiwa dari ancaman peredaran narkotika tersebut," katanya.
Selama Desember 2023 hingga Juli 2024, BNNP Sultra juga berhasil mengamankan barang temuan narkotika jenis ganja dengan berat 1.888 gram. Semua barang bukti telah mendapatkan persetujuan pemusnahan dari Kejaksaan Tinggi.
Lebih lanjut, Alam Kusuma juga menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama dan sinergi antara instansi terkait serta dukungan penuh dari masyarakat.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara," tutupnya.
Laporan: Rijal
Berita BerikutnyaBesok, Pj Bupati Konawe dan Kolaka Dilantik
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







