Brangkas Kantor Bappeda Muna Dibobol, Duit Rp 180 Juta Raib, Polisi Periksa 6 Saksi


Muna - Kasus pembobolan brankas di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Muna terus menjadi sorotan, setelah uang senilai Rp 180 juta dilaporkan hilang.
Hingga kini, pihak kepolisian telah memeriksa enam saksi terkait insiden yang terjadi pada Minggu (29/9) malam tersebut.
Pencurian ini pertama kali diketahui oleh seorang pegawai Bappeda yang masuk ke kantor untuk mengambil berkas yang tertinggal.
Dalam keterangannya, Kapolres Muna, AKBP Indra Sandy Purnama Sakti, mengungkapkan bahwa penyelidikan masih berjalan dan pihaknya terus mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kita sudah periksa 6 orang saksi sampai dengan saat ini,” ungkap Indra, Selasa (8/10).
Di antara saksi yang diperiksa adalah pelapor AD, serta WM, HSN, JF, LF, dan VA, yang mendampingi pelapor saat kejadian.
Yang memprihatinkan, Indra menyebut bahwa tidak ada rekaman CCTV yang dapat membantu penyelidikan.
“Memang yang sangat disayangkan untuk CCTV mati, jadi tidak ada gambaran,” tambahnya.
Meskipun demikian, pihak kepolisian berkomitmen untuk memaksimalkan upaya penyelidikan guna mengungkap pelaku di balik pencurian tersebut.
Kasus ini bermula ketika pegawai Bappeda, AD, datang ke kantor sekitar pukul 19.20 Wita pada Minggu (29/9) untuk mengambil berkas yang tertinggal.
Setibanya di kantor, AD menemukan pintu ruang bendahara dalam kondisi terbuka dan rusak. Saat ia memeriksa lebih lanjut, brankas yang seharusnya berisi uang tunai sebesar Rp 180 juta, sudah dalam keadaan terbobol.
Saat dicek, brankas tempat uang sudah rusak, terdapat lubang di bagian belakangnya, dan uang sejumlah kurang lebih Rp 180 juta telah hilang.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaWaka Polres Wakatobi Cek Kesiapan Polsek Kaledupa Amankan Pilkada
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







