Buaya 5 Meter yang Teror Warga Muna Barat Akhirnya Ditangkap


Muna Barat - Seekor buaya raksasa sepanjang 5 meter yang telah menyerang tiga warga Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat, akhirnya berhasil ditangkap setelah menimbulkan ketegangan dan rasa takut yang mendalam di kalangan warga setempat.
Penangkapan dilakukan pada Minggu (2/2) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA, ketika buaya itu muncul di area penampungan pasir yang berdekatan dengan pemukiman.
Agus, salah seorang warga Tondasi yang menjadi saksi penangkapan, menjelaskan bahwa buaya ini sudah beberapa kali menyerang warga dan menyebabkan luka serius pada tiga orang.
“Buaya ini sudah beberapa kali menyerang kami. Tiga orang sudah menjadi korban, salah satunya harus dirawat di Makassar karena luka di perut. Kami khawatir, jadi kami bersama warga lain berusaha menangkapnya,” ujar Agus.
Ical, yang turut serta dalam proses penangkapan, menjelaskan bahwa situasi saat penangkapan sangat menegangkan. Namun, berkat kerja sama yang baik, mereka berhasil menjerat buaya tersebut.
“Kami melihat buaya itu muncul dan langsung memakan umpan yang sudah kami pasang. Dengan kerja sama enam orang warga, kami berhasil menjeratnya menggunakan tali,” terangnya.
Kepala Desa Tondasi, Ruslan, yang memimpin proses penangkapan, menyatakan bahwa usaha mereka untuk menangkap buaya ini telah dilakukan beberapa kali sebelumnya, namun gagal karena ukuran buaya yang sangat besar.
“Malam ini, kami berhasil menangkapnya dengan umpan usus kambing. Kami sangat bersyukur akhirnya bisa mengatasi ancaman ini,” kata Ruslan.
Dirinya juga telah menghubungi Badan Pengelola Sumber Daya Alam (BPSDA) Sulawesi Tenggara untuk segera mengevakuasi buaya tersebut dan merawatnya, agar tidak ada lagi ancaman serupa di masa depan.
Berita BerikutnyaDuit Jalan-Jalan Dinas Dipotong, Bappeda Sultra Harus Putar Otak
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







