Buron 3 Bulan, Tersangka Penganiayaan di Kendari Ditangkap di Morowali


Kendari - Buser 77 Polresta Kendari berhasil menangkap tersangka penganiayaan bernama Arahim (24) setelah sempat buron kurang lebih selama tiga bulan.
Tersangka ditangkap di Desa Padabaho, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Senin (7/10).
Diketahui, tersangka melakukan penganiayaan terhadap korban berinisial H (25) di Jalan Bunggasi, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari pada Senin, 25 Juli 2022, lalu sekitar pukul 22.20 WITA.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, menjelaskan, penganiayaan itu bermula saat korban bertengkar dengan seorang perempuan berinsial D. Pertengkaran itu disaksikan oleh tersangka. Tersangka kemudian menarik perempuan berinisial D untuk pulang.
Tak lama kemudian, tersangka datang kembali menemui korban untuk mengajak berbicara. Di saat itu, teman tersangka datang satu persatu menggunakan motor.
"Di situ tersangka dan korban sempat berkelahi satu lawan satu," jelas Fitrayadi.
Dalam perkelahian itu, korban sempat terjatuh. Dan saat berusaha berdiri, tersangka mencabut badik di pinggangnya dan langsung menikam korban dua kali mengenai bawah ketiak dan kepala korban.
Tersangka dan kawan-kawannya kemudian pergi meninggalkan korban. Korban lalu melaporkan kejadian itu ke Polsek Poasia.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui telah menganiaya korban menggunakan badik.
"Motif penganiayaan itu tersangka sakit hati sering diejek oleh korban," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaTraffic Light Tak Berfungsi, Dua Mobil Berebut Jalan hingga Tabrakan di Kendari
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







