Curi Barang Milik Polri, Dua Pemulung di Kendari Ditangkap


Kendari - Dua pemulung di Kota Kendari bernama Sarkawi (84) dan Suryadi Siregar (44) ditangkap Buser 77 Polresta Kendari atas dugaan pencurian barang milik Polri.
Keduanya ditangkap pada Selasa (20/9) sekitar pukul 16.00 WITA di dua lokasi berbeda di wilayah Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan, kedua pelaku mencuri sejumlah barang di Pemancar Transmitter HT Polri yang terletak di Site Bungkutoko.
Keduanya melakukan pencurian pada Senin, 19 September 2022 sekitar pukul 13.00 WITA hingga 17.00 WITA.
Sejumlah barang yang dicuri keduanya antara lain satu buah stabilizer 5KVE, empat buah battery ME Back Up Repeater 12 V/100 Ah, enam batang besi arde jenis tembaga, tiga puluh meter kawat tembaga, empat puluh meter kabel grounding, lima puluh meter kabel listrik.
"Total kerugian kurang lebih Rp 50 juta," kata Fitrayadi dalam keterangan persnya.
Saat ditangkap dari tangan pelaku berhasil diamankan sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk melakukan pencurian.
Termasuk barang-barang curian dari Pemancar Transmitter HT Polri yang belum sempat dijual
"Barang-barang yang dicuri dari Pemancar Transmitter HT Polri ini mereka bakar dan menyisahkan tembaganya untuk dijual. Tapi belum sempat dijual, pelaku berhasil kami tangkap," jelasnya.
Dari hasil pendalaman terungkap, pelaku merupakan residivis kasus yang sama. "Tersangka pernah menjalani hukuman penjara delapan tahun dengan perkara tindak pidana pencurian," pungkasnya.
Menurut pengakuannya, Sukrawi nekat mencuri untuk membayar hutang. Sedangkan Suryadi untuk biaya sekolah anaknya.
Kini keduanya ditahan di Mapolresta Kendari guna proses hukum lebih lanjut.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaMengaku Bisa Sembuhkan Penyakit, Pria di Konsel Cabuli Anak di Bawah Umur
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







