Dendam Istrinya Diganggu, Pria di Kendari Tikam Temannya Usai Miras


Kendari - Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku penikaman yang terjadi di Jl. Kelapa 2, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada 19 September 2024 sekitar pukul 23.00 WITA.
Terduga pelaku, SM alias D (42), yang berprofesi sebagai wiraswasta, ditangkap setelah melakukan aksi penganiayaan terhadap korban berinisial LB (35).
Kasi Humas Polresta Kendari, IPDA Hariddin, menyampaikan kronologi kejadian. Awalnya, SM dan LB, bersama tiga orang teman lainnya, sedang berpesta minuman keras sambil berkaraoke di lokasi kejadian.
“Dalam kondisi terpengaruh alkohol, terjadi pertengkaran antara pelaku dan korban. Meski sempat dilerai oleh teman-temannya, pelaku pulang ke rumahnya untuk mengambil pisau dapur,” jelasnya.
Setelah kembali, SM mendatangi LB dan langsung menikamnya, mengakibatkan luka pada tulang rusuk kiri dan dahi kiri korban.
Korban yang tersungkur segera dibawa ke RSUD Kota Kendari oleh teman-temannya untuk mendapatkan pertolongan medis.
IPDA Hariddin menambahkan, SM mengakui perbuatannya. “Pelaku menikam korban menggunakan pisau dapur, kemudian melarikan diri ke Makassar setelah kejadian,” ujarnya.
Lebih lanjut, diketahui bahwa sebelumnya antara pelaku dan korban sudah pernah terjadi selisih paham, di mana SM sempat menegur LB karena dianggap sering mengganggu istrinya.
Setelah dilakukan penyelidikan, Unit Reskrim Polsek Poasia berhasil menangkap SM di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, pada Minggu (27/10) pukul 16.00 WITA.
Pelaku kini dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana tentang Tindak Pidana Penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 2 tahun 8 bulan penjara.
Motif kejadian ini dipicu oleh pengaruh alkohol serta dendam pribadi pelaku terhadap korban yang sering mengganggu istrinya.
Laporan: Denyi Risman
Berita BerikutnyaTim Dosen Farmasi UHO Tingkatkan Pengetahuan Kesehatan Masyarakat
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







