Diduga Oplos Pertalite, Sejumlah SPBU di Kendari Dilaporkan ke Polda Sultra!


Kendari - Sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Kendari kini tengah berada di pusaran badai dugaan kecurangan. Bukan sekadar isu liar, tapi sudah berujung laporan resmi ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).
Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sultra, yang bertindak sebagai juru bicara keresahan masyarakat, resmi mengadukan SPBU yang diduga mengoplos Pertalite ke Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Sultra, Jumat (7/3).
Bukan tanpa alasan. Puluhan warga mengeluhkan kendaraan mereka tiba-tiba mogok setelah mengisi BBM jenis Pertalite di sejumlah SPBU. Dari laporan ini, HAMI Sultra menyeret beberapa SPBU ke ranah hukum, di antaranya SPBU THR, SPBU Puuwatu, SPBU Saranani, SPBU Rabam, SPBU Punggolaka, SPBU Bonggoeya, dan SPBU Kota Lama.
“Kami sudah di Polda Sultra, datang membawa aduan masyarakat, dan sampel BBM Pertalite yang dikuras dari tangki motor pengadu dan ada satu motor yang belum kuras BBM-nya,” ujar Ketua LBH HAMI Sultra, Andre Dermawan.
Bahkan, menurutnya, dari total 80 warga yang mengadu ke HAMI Sultra, sudah ada enam orang yang mulai dimintai keterangan oleh penyidik.
“Kami juga bawa daftar pengaduan yang masuk di LBH HAMI sejumlah 80 orang, disitu ada nama-namanya, keluhannya seperti apa, identitas dan nomor kendaraan ya, itu kami akan serahkan supaya bisa didalami lebih jauh,” katanya.
Gelombang keluhan ini semakin menguat ketika mayoritas pengadu mengalami kejadian serupa; kendaraan mereka mogok hanya dalam hitungan jam setelah mengisi BBM.
“Misal ada yang mengisi siang atau sore, malam itu juga mogok. Jadi rentangnya tidak cukup lama. Kan puncak kejadian ini tanggal 4-5 Maret,” jelas Andre.
Tak ingin perkara ini menguap begitu saja, HAMI Sultra mendesak penyidik untuk segera menguji sampel BBM yang diduga tercemar.
“Kami juga akan mencari tim independen yang bisa kita ajukan uji sampel,” tukasnya.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaDua Balita Nyaris Terpanggang, Rumah di Muna Barat Habis Dilalap Api
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







