Diduga Stres dengan Pekerjaan Kantor, ASN di Kendari Nekat Gantung Diri


Seorang ASN di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial H (43) ditemukan tewas gantung diri di sebuah rumah kosong di Jalan J Wayong, Tobuha, Puuwatu, pada Rabu (7/9) pagi.
Kapolsek Mandonga, Kompol Mohammad Salman menjelaskan, sebelum ditemukan tewas, istri korban sempat mencari keberadaan korban yang tak ada di rumah, lalu seorang saksi berinisial WP, yang merupakan mertua korban, sempat melihat korban keluar dari rumahnya membawa kursi plastik.
"Setelah dicari, saksi (WP) mendapati korban sudah tergantung di dalam rumah kosong dengan menggunakan tali nilon warna biru. WP kemudian memberitahu istrinya bahwa korban tewas tergantung. Istri korban menangis histeris," jelas Salman.
Selanjutnya, Tim Dokter Forensik RS Bhayangkara Kendari mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.
Dari hasil pemeriksaan terungkap, sekitar dua hari lalu, korban sempat bercerita kepada WP tentang masalah pekerjaanya di kantor yang tak bisa dia selesaikan, sehingga menjadi beban pikiran korban.
Bahkan, korban sempat mengutarakan niatnya kepada WP ingin mengakhiri hidupnya karena masalah itu. Namun WP menasehati korban agar tak melakukan hal itu.
Namun akhirnya korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaYusmin Pimpin KAHMI Sulawesi Tenggara Periode 2022-2027
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







