Dihadiri Ketum Bahlil, Pelantikan Serentak DPD I dan II Golkar Sultra Digelar di Kolaka


Kendari - Pelantikan pengurus DPD I dan DPD Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal digelar secara serentak di Kabupaten Kolaka pada Sabtu, 5 September 2026.
Pelantikan tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
"Pelantikan itu akan dipusatkan di Kolaka. Sudah disepakati waktunya Sabtu, 5 September 2026. Pelantikan akan dihadiri langsung oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia," kata Ketua DPD I Golkar Sultra, La Ode Darwin, kepada Sultranesia.com di Kendari, Senin (10/8).
Pelantikan tersebut akan diikuti oleh pengurus DPD I dan 17 DPD II Partai Golkar se-Sultra.
Namun, hingga saat ini masih terdapat tiga DPD yang belum menggelar Musyawarah Daerah (Musda), yakni DPD Golkar Konawe, Konawe Utara, dan Buton Utara.
Meski demikian, Darwin memastikan pihaknya akan memaksimalkan proses Musda di tiga daerah tersebut agar dapat rampung sebelum jadwal pelantikan.
"Yang sudah selesai Musda itu 14 kota dan kabupaten, yang belum Konawe Utara, Konawe, dan Buton Utara. Tetapi kami akan upayakan (Musda tiga daerah itu) untuk selesai sebelum pelantikan nanti," ungkap Darwin.
"Kalau yang sudah dilantik itu baru 14. Tapi tetap kita upayakan 17 kabupaten kota dilantik serentak. Pelantikannya nanti bukan di dalam ruangan tapi di lapangan," imbuhnya.
Darwin juga membeberkan alasan Kabupaten Kolaka dipilih sebagai lokasi pelantikan. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan bagian dari strategi konsolidasi Partai Golkar agar berbagai kegiatan partai tidak hanya terpusat di Kota Kendari.
"Kenapa kita pusatkan di Kolaka, karena kemarin kan Musdanya dipusatkan di Kendari, nah sekarang pelantikan di Kolaka. Terus nanti di Buton kita carikan lagi kira-kira apa kegiatan yang akan kita laksanakan di wilayah Buton," katanya.
Ia menegaskan, kegiatan partai ke depan akan dibagi ke sejumlah wilayah di Sultra sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi dan mendekatkan aktivitas partai dengan seluruh daerah.
"Jadi memang skema kami untuk memaksimalkan konsolidasi Partai Golkar ini adalah kegiatan kami dilaksanakan di semua wilayah. Tidak monoton hanya di Kota Kendari, kita bagi-bagi," pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaRaih 5 Medali Emas dan 2 Perak, Bank Sultra Juara Umum Finspora 2026
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







