Dirut dan Humas Bank Sultra Dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi


Kendari - Badan Pemantau Kebijakan Publik (BPKP) melaporkan Dirut Bank Sultra, Abdul Latif dan Kepala Divisi Corporate Secretary atau Humas, Wa Ode Nurhuma ke Kejakasaan Tinggi (Kejati).
Dua pejabat di bank plat merah milik Pemprov Sultra ini dilaporkan atas dugaan penyelewengan dana CSR sebesar Rp 2,2 miliar dari tahun 2021 hingga 2022.
Ketua BPKP Sultra, Wawan mengatakan, dalam hasil pemeriksaan BPK, ditemukan 62 kegiatan CSR di bawah tanggung jawab Kepala Divisi Corporate Secretary tanpa laporan pertanggungjawaban.
"Yang kita laporkan itu Direktur Bank Sultra dan Kepala Divisi Corporate Secretary Wa Ode Nurhuma terkait indikasi korupsi dana CSR yang nilainya sekitar Rp2,2 miliar," kata Wawan, kemarin.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Sultra Dodi membenarkan adanya laporan tersebut.
Kata dia, laporan itu telah diterima lewat Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kejati Sultra pada Senin, November 2023.
Menurutnya, laporan tersebut akan ditindaklanjuti dan diserahkan ke pimpinan untuk melakukan telaah dan analisis terhadap laporan dugaan tindak pidana korupsi dana CSR di Bank Sultra.
"Ada laporan dari BPKP Sultra terkait dengan dugaan tipikor di Bank Sultra, mereka telah melaporkan secara resmi dan sesuai SOP laporan pengaduan akan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Dodi menambahkan sesuai prosedur setiap laporan akan ditelaah atau dianalisa oleh tim intelijen dan pidana khusus sebelum ditindaklanjuti ke tahap berikutnya.
"Telaah oleh tim baik di bidang Pidsus atau Intelijen, apakah sudah memenuhi syarat. Kalau belum akan dikembalikan ke pelapor untuk melengkapi laporan,” pungkasnya.
Sultranesia berupaya mengonfirmasi Humas Bank Sultra, Nurhuma, melalui pesan singkat whatsapp, namun pesan tak terkirim.
Dikutip dari Haluoleonews.id, Humas Bank Sultra, Wa Ode Nurhuma mengatakan, penyaluran CSR yang kurang lengkap administrasinya sebesar Rp 2,2 miliar kini kondisinya telah lengkap dan telah terkonfirmasi.
“Bank Sultra telah melengkapi administrasi berupa Laporan pertanggungjawaban CSR senilai Rp 2,2 miliar tersebut dan telah diserahkan kepada BPK per 30 Juni 2023 sesuai dengan periode pemutakhiran tindak lanjut sesuai arahan BPK," jelas Nurhuma.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaAtlet Karate SMAN 4 Kendari Wakili Indonesia di Olimpiade Portugal 2023
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







