DPR RI Soroti Sultra: Daerah Kaya Sumber Daya Alam Tapi PAD Rendah


Kendari - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu (13/11).
Kunjungan kerja ini dipimpin Wakil Ketua Baleg, Ahmad Doli Kurnia, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat terkait Program legislasi nasional atau Prolegnas Tahun 2024–2029 dan Rancangan UU prioritas Tahun 2025.
Ada beberapa masukan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra yang disampaikan Pj Gubernur, Andap Budhi Revianto.
Yang paling menarik dan mendapat perhatian serius oleh Baleg adalah soal Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sultra yang dinilai masih rendah, tidak sesuai dengan kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki Bumi Anoa.
"Menarik memang Sulawesi Tenggara ini, tadi Pak Pj Gubernur memulai dengan menyampaikan masalah-masalah yang dihadapi, salah satunya soal PAD," kata Ketua Tim Kunker Baleg DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tanjung kepada awak media.
"Sulawesi Tenggara ini kan seperti kita ketahui dari segi sumber daya alamnya luar biasa, bahkan dipetakan sebagai daerah penghasil nikel terbesar di dunia katanya, tapi kalau dilihat dari laporan Pak Pj Gubernur, itu PAD-nya rendah sekali, cuma 30 persen, inikan ada masalah," tambahnya.
Untuk itu, kata Doli, masukan dan masalah yang dihadapai Sultra ini akan menjadi perhatian pihaknya agar ke depan, dalam penyusunan regulasi bisa menjawab permasalahan yang terjadi di Sultra.
"Oleh karena itu, kami mendapat banyak sekali masukan, bagaimana agar nanti regulasi yang dibuat, bukan hanya undang-undang, tapi terintegrasi undang-undang teknis lainnya, termasuk memperkuat kewenangan dari pemerintah provinsi terkait peningkatan ekonomi yang berdasarkan sumber daya alam yang ada di Sulawesi Tenggara," pungkasnya.
Pj Gubernur Andap Budhi Revianto menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menyusun kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap aspirasi yang telah disampaikan dalam pertemuan tadi dapat menjadi pertimbangan bagi Baleg DPR RI dalam penyusunan Prolegnas mendatang," katanya.
"Sinergi pusat-daerah adalah kunci untuk menciptakan kebijakan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaSatresnarkoba Polres Konawe Utara Bekuk Pengedar Sabu di Lasolo
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







