Dua Begal Sadis yang Beraksi di Puuwatu Kendari Ditangkap!


Kendari - Dua pelaku pembegalan sadis yang melancarkan aksinya di Jalan Poros Chairil Anwar, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puwatuu, Kota Kendari pada Minggu (23/10) lalu akhirnya ditangkap.
Kedua begal itu adalah Muh Fikriyawan alias Fikri (21) dan Supriyadi alias Rendi alias Bopak (22).
Keduanya ditangkap Buser 77 Polresta Kendari pada Kamis (27/10) malam di Lorong RM Cici, Jalan Mayjend S Parman, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi menjelaskan, pembegalan itu berawal saat korban bernama Sudirman (45) keluar dari rumah saudaranya di BTN Indah Permai Puwatuu hendak pulang ke rumahnya di BTN Lalombaku mengendarai sepeda motor.
Saat dalam perjalanan tiba-tiba kedua pelaku datang mengendarai sepeda motor langsung membacok korban dengan parang hingga berulang kali. Korban mengalami sejumlah luka bacok.
Fitrayadi mengungkapkan, sebelumnya pelaku bersama rekannya pesta miras di rumah salah seorang rekan mereka di BTN Revalina Anduonohu.
Kemudian kedua pelaku yang sudah mabuk berat keluar dari rumah rekannya dan menuju rumah kawannya yang lain di Puuwatu untuk mengambil parang.
Selanjutnya, kedua pelaku berhenti di dekat Bundaran Landipo Jalan Chairil Anwar kemudian mendatangi salah satu rumah warga dan melakukan perusakan sepeda motor milik warga. Selanjutnya pelaku melakukan penghadangan terhadap kendaraan yang melintas di jalan tersebut.
Saat pelaku hendak pulang melintas korban menggunakan sepeda motor dan pelaku langsung mengayunkan parang pada punggung korban sehingga korban terjatuh, saat korban terjatuh pelaku kembali memarangi korban pada bagian kaki.
Setelah melakukan penganiayaan pelaku langsung meninggalkan korban ke arah Anduonhu ke rumah rekannya di BTN Revalina dan menyimpan parang yang digunakannya.
"Dari hasil interogasi para pelaku mengakui bahwa tindak pidana penganiayaan sengaja dilakukan dengan tujuan membegal korban dan menimbulkan keresahan kepada masyarakat. Sebelum membegal para pelaku pesta miras terlebih dahulu," jelas Fitrayadi, Jumat (28/10).
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaBantu Pemulihan Ekonomi, DPM-PTSP Sultra Gelar Properti Expo
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







