Dua Maling yang Jarah Rumah Komisioner Bawaslu Sultra Ditangkap, Dua Masih DPO


Kendari - Buser 77 Polresta Kendari menangkap dua pelaku pencurian yang menjarah rumah komisioner Bawaslu Sulawesi Tenggara (Sultra), Heri Iskandar, di Jalan R. Soeprapto, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
Kedua pelaku masing-masing berinisial DA (35) dan IM (37). Keduanya ditangkap pada 15 Agustus 2026 di Toko Beauty, Jalan Suprapto, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.
"Benar kami menangkap dua pelaku inisial DA dan IM. Dua terduga pelaku lain berinisial U dan H masih dikejar dan berstatus DPO," kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, Selasa (18/8/2026).
Diketahui, aksi pencurian tersebut terjadi pada 7 Agustus 2025. Namun, peristiwa itu baru diketahui dan dilaporkan ke Polresta Kendari pada 10 Agustus 2026.
Pencurian terbongkar setelah korban meminta karyawannya mengecek kondisi rumah yang memang dalam keadaan kosong dan tidak ditinggali.
Saat tiba di lokasi, karyawan korban mendapati pintu rumah sudah dalam keadaan tidak terkunci. Sejumlah barang berharga di dalam rumah juga telah raib.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga lebih dari Rp100 juta.
Kompol Welliwanto menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan, DA mengakui melakukan pencurian bersama IM, dan U yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
DA bersama U masuk ke rumah korban setelah mengetahui rumah tersebut dalam keadaan kosong. Keduanya kemudian mengambil sejumlah barang milik korban.
Beberapa hari kemudian, DA bersama U kembali melakukan pencurian. Kali ini, keduanya mengambil satu meja makan dan satu lemari hias milik korban.
Dalam aksinya, DA juga mengajak H dan IM untuk membantu mengangkat barang-barang hasil curian tersebut.
DA kemudian menyuruh IM mencarikan pembeli. IM lalu menawarkan barang tersebut kepada AK yang kemudian membelinya seharga Rp 3 juta.
Tak berhenti di situ, DA bersama U kembali mendatangi rumah korban. DA mengambil sebuah lemari plastik, sementara U mengambil sejumlah barang lainnya yang tidak diketahui DA karena langsung dimasukkan ke dalam karung.
"Barang-barang hasil curian tersebut kemudian dijual," ungkap Kompol Welliwanto.
Hasil penjualan barang curian itu diduga digunakan U untuk membeli narkotika jenis sabu. Narkotika tersebut kemudian digunakan bersama oleh DA dan U.
Saat ini, dua pelaku yang telah ditangkap menjalani proses hukum di Polresta Kendari. Sementara satu pelaku lainnya, U, masih dalam pengejaran polisi dan telah ditetapkan sebagai DPO.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaHingga Juli 2026, Kredit UMKM dan KUR Bank Sultra Capai Hampir Rp1,4 Triliun
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







