Dua Pejabat dan Satu Swasta Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Bandara Busel


Kendari - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus dugaan korupsi kegiatan belanja jasa konsultasi penyusunan dokumen studi kelayakan bandara kargi dan pariwisata di Kecamatan Kadatua pada Dishub Buton Selatan Tahun Anggaran 2020.
Ketiga tersangka tersebut terdiri dari dua pejabat dan satu pihak swasta. Dua pejabat yang ditetapkan sebagai tersangka yakni EOHS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan AR selaku Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK).
Sedangkan dari swasta, korps Adhiyaksa di Bumi Anoa itu menetapkan Direktur PT Tatwa Jagatnata selaku konsultan pelaksana.
Asisten Bidang Intelijen Kejati Sultra, Ade Hermawan, dalam keterangan persnya menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara pada Kamis (13/7).
"Berdasarkan hasil ekspose gelar perkara tim penyidik yang dipimpin Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara menemukan minimal dua alat bukti, sehingga tim berkesimpulan dengan terpenuhinya alat bukti tersebut maka bisa menetapkan tersangka dalam perkara ini," jelas Ade Hermawan.
Dalam perkara ini, tim penyidik mengungkapkan bahwa kerugian negara mencapai Rp 1,6 miliar lebih.
"Kerugian negara berdasarkan perhitungan sementara jaksa penyidik sebesar Rp 1.612.990.000," ungkapnya.
Ketiga tersangka dalam perkara ini dijerat dengan Pasal 2 Ayat 1, Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1 ke 1 KUHP.
Editor: Muh Fajar Ragil Ananta
Berita BerikutnyaPolres Buton Bersama Warga Bersihkan Sampah
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Polresta Kendari Segel 8 Outlet BRILink Terkait Kasus Penipuan Investasi Rp3,8 Miliar
Kendari - Delapan outlet BRILink di Kecamatan Konda dan Onewila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), disegel polisi terkait kasus dugaan penipuan dan atau penggelapan investasi usaha…
Pelantikan Serentak Pengurus Golkar se-Sultra Dipastikan Digelar 1 November di Kolaka
Kendari - Pelantikan serentak pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan DPD II kabupaten/kota se-Sultra dipastikan berlangsung di Kabupaten Kolaka pada Minggu (1/11/2026). Ketua DPD Partai…
Tak Sampai 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan di BTN Djavino Kendari
Kendari - Satreskrim Polresta Kendari berhasil menangkap terduga pelaku pembunuhan seorang pekerja bangunan di kawasan BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Pelaku diamankan hanya beberapa…
Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di BTN Djavino, Begini Awal Perselisihan Korban dan Pelaku
Kendari – Pria yang ditemukan tewas bersimbah darah di BTN Djavino, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/10/2026), dipastikan menjadi korban pembunuhan. Sebelum kejadian, korban dan terduga…







