Dua Perampok HP di Kota Kendari Dibekuk Polisi


Kendari - Personel Polsek Poasia berhasil menangkap dua orang perampok berinisial LB (22) dan MA (28) pada Selasa, 8 Juli 2025, malam.
Keduanya ditangkap setelah merampok Handphone salah satu penghuni kos di Asrama Liamodea, Lorong Anawai, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Minggu, 6 Juli 2025, pukul 03.00 WITA.
Dalam melancarkan aksinya, keduanya yang diketahui merupakan kuli bangunan ini mambawa pisau untuk menodong korban.
Kapolsek Poasia, AKP Samsir Bahar, mengonformasi penangkapan dua perampok tersebut. Bahkan, korban sempat dipukul oleh para pelaku.
“Tersangka memukul, lalu menodongkan pisau ke arah korban dan merampas ponsel miliknya. Setelah itu, mereka melarikan diri,” katanya Rabu (9/7).
Setelah menerima laporan dari korban, polisi segera melakukan penyelidikan. Berdasarkan informasi dari warga dan hasil penelusuran, LB dan MA berhasil diamankan di Asrama Dahlia, Lorong Anawai, Kelurahan Lalolara, pada Selasa malam (8/7) sekitar pukul 20.30 Wita.
Keduanya ditangkap tanpa perlawanan saat berada di salah satu kamar asrama tersebut. Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita sebilah pisau yang diduga digunakan dalam aksi kejahatan, serta satu unit ponsel milik korban.
“Saat ini kedua tersangka sudah kami amankan di Mapolsek Poasia untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” tambah Samsir.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan (curas).
"Mereka diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," ucapnya.
Editor: Denyi Risman
Berita BerikutnyaHasil Survei: 81,5 Persen Masyarakat Sultra Puas dengan Kinerja ASR-Hugua
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







