Dua Terdakwa Korupsi Proyek Jembatan Cirauci II Butur Divonis 3 Tahun Penjara


Kendari - Dua terdakwa kasus korupsi proyek jembatan Cirauci II di Kabupaten Buton Utara (Butur) Rahmat dan Terang Ukoras Sembiring divonis tiga tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari.
Vonis tersebut dibacakan majelis hakim dalam sidang yang digelar di PN Kendari pada 23 Juli 2024 dengan agenda pembacaan putusan.
Dalam putusannya, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam Pasal 3 Jo Pasal 18 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat Ke-1 KUHP.
"Rahmat diputus pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi masa penahanan dan denda sebesar Rp 100 juta subisidiair tiga bulan kurungan," kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Kamis (25/7).
Sedangkan terdakwa Terang Ukoras Sembiring juga diputus pidana penjara selama tiga tahun, dikurangi masa penahanan dan denda sebesar Rp 100 juta subisidiair tiga bulan kurungan.
Diketahui, perkara ini ditangani oleh penyidik Kejati Sultra sejak beberapa bulan lalu.
Jaksa mencokok kedua terdakwa karena melakukan korupsi pembangunan jembatan Cirauci II di Kabupaten Buton Utara dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.130.680.000 yang bersumber dari DIPA Dinas Sumber Daya Air Dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2021.
Editor: Wiwid Abid Abadi
Berita BerikutnyaPemkab Mubar Salurkan Bantuan ke Korban Kebakaran-Angin Puting Beliung
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







