Eks Kabiro Umum Pemprov Sultra dan Dirut CV Wahana jadi Tersangka Korupsi Kapal Azimut


Kendari - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Kapal Pesiar Azimut Atlantis 43 tahun anggaran 2020.
Kedua tersangka tersebut adalah mantan Kepala Biro (Kabiro) Umum Setda Pemprov Sultra, Aslaman Sadiq, serta Direktur CV Wahana, Aini Landia.
Pengumuman tersangka disampaikan langsung Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko pada Jumat (12/9).
Kapolda menjelaskan bahwa kasus ini sudah dinaikkan ke tahap penyidikan dan penyidik telah mengumpulkan bukti yang cukup untuk menjerat keduanya.
“Kita telah menetapkan dua tersangka, yaitu saudara AS selaku PPK (eks Kabiro Umum) dan AL (Direktur CV Wahana). Keduanya dijerat Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi," ungkapnya.
Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan fakta-fakta hukum serta alat bukti yang telah diamankan penyidik.
Beberapa barang bukti yang disita antara lain dokumen tender, dokumen lelang, dokumen kontrak, rekening koran milik CV Wahana, satu unit Kapal Pesiar Azimut Atlantis 43, serta sejumlah barang bukti lainnya.
“Kedua tersangka saat ini sudah dilakukan penahanan. Untuk perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan kembali,” tegas Kapolda.
Editor: Muh Fajar
Berita BerikutnyaWarga Routa Mengadu ke Gubernur, Aktivitas PT SCM Belum Berdampak Positif
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







