Gelapkan Ijazah Eks Karyawan, Kepala Cabang Mega Central Finance Asera Dilapor ke Polda Sultra


Kendari - Kepala Pos Mega Central Finance (MCF) Cabang Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), berinisial KRD, dilaporkan ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (14/1). Laporan tersebut terkait dugaan penggelapan dokumen berupa ijazah milik mantan karyawan perusahaan pembiayaan tersebut.
Korban berinisial KS mengaku ijazah miliknya ditahan pihak MCF Cabang Asera sejak ia masih bekerja di perusahaan itu. Setelah mengundurkan diri, KS menyebut ijazah tersebut tak kunjung dikembalikan meski sudah lebih dari satu tahun berlalu.
KS mengatakan, dirinya mulai bekerja di PT MCF Cabang Asera pada awal 2024. Beberapa bulan kemudian ia memutuskan resign karena alasan tertentu. Saat meminta kembali ijazahnya, pihak perusahaan disebut meminta KS menunggu selama tiga bulan.
Namun, setelah masa tunggu tersebut terlewati, ijazah yang bersangkutan tak juga dikembalikan. Hingga Januari 2026, KS mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait dokumen penting miliknya itu.
“Saya sudah menunggu lebih dari tiga bulan, bahkan sampai sekarang sudah Januari 2026. Setiap saya tanyakan, tidak pernah ada kejelasan,” ujar KS kepada awak media usai melapor di Polda Sultra.
Dia mengungkapkan, upaya penagihan ijazah telah dilakukan berulang kali dengan mendatangi kantor MCF Cabang Asera. Namun hasilnya selalu nihil. KS bahkan diarahkan untuk mempertanyakan langsung ke kantor MCF di Kendari.
“Saya datang ke kantor MCF Kendari, tapi pihak teller bilang tidak ada ijazah saya di sana. Katanya berkas itu sudah dibawa ke kantor cabang di Konawe Utara. Saya merasa dipingpong ke sana ke mari tanpa kejelasan,” ungkapnya.
KS juga mengaku kesulitan menghubungi Kepala Pos MCF Cabang Asera. Menurutnya, setiap kali dihubungi melalui telepon maupun WhatsApp, tidak pernah ada respons.
Merasa haknya tidak dipenuhi, KS akhirnya menempuh jalur hukum dengan melaporkan kasus tersebut ke Polda Sultra. Laporan itu diterima dan kini dalam tahap penanganan awal.
Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sultra, Kompol Indra Asrianto, membenarkan adanya laporan pengaduan tersebut. Ia memastikan pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan korban sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Laporan pengaduannya sudah kami terima dan akan kami tindak lanjuti. Pihak teradu akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi,” kata Indra saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Kepala Pos PT MCF Cabang Asera, KRD, belum memberi tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat Whatsapp hingga berita ini diterbitkan.
Editor: Redaksi
Berita BerikutnyaWali Kota Kendari Serahkan Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 1.500 Pekerja
Baca Juga
Dua Jurnalis Jadi Terlapor Usai Liput Demo, AJI Desak Kapolresta Kendari Dicopot
Kendari – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari dan Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Kapolresta Kendari Kombes Pol. Safi’i Nafsikin dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau…
Sudah Disegel dan Didenda Rp590 Juta, Dua Galangan Kapal di Konsel Diduga Masih Beroperasi
Kendari – Dua galangan kapal di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali disorot setelah diduga masih beroperasi meski telah disegel dan dikenai denda administratif total Rp590…
Pekerja Mundur, Progres Lambat, Proyek RSUD Muna Barat Rp158,3 Miliar Disorot KSP
Muna Barat – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muna Barat, Sulawesi Tenggara, senilai Rp158,3 miliar menghadapi persoalan serius. Progres pekerjaan fisik yang diperkirakan belum mencapai 25 persen,…
KUHP Baru Perluas Peran PK, IPKEMINDO Sultra Siapkan Strategi
Kendari – Pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru memperluas peran Pembimbing Kemasyarakatan (PK) dalam sistem peradilan pidana. Ikatan Pembimbing Kemasyarakatan Indonesia (IPKEMINDO) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan penguatan…
Ombudsman: Ridwan Badallah Banyak Sebar Ujaran Kebencian di TikTok
Kendari – Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, disorot Ombudsman RI Perwakilan Sultra setelah ditemukan banyak ujaran kebencian dalam konten TikTok pribadinya, @eRBe#bersuara. Ujaran tersebut tidak…
Ruksamin Menang Sengketa Mesin Crusher, Jalil Siapkan Perlawanan di Pengadilan Tinggi
Kendari – Sengketa kepemilikan satu unit mesin crusher antara mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, dan Jalil berlanjut ke tingkat banding. Kuasa hukum Jalil, Imam Rifaldi memastikan pihaknya…







